<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10181">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PENGARUH KEKUASAAN KEPEMILIKAN DAN PRESTISE TERHADAP STATUS SOSIAL (STUDI PADA PETANI KOPI KAMPUNG MAKMUR SENTOSA KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>roni vasla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Stratifikasi merupakan suatu sistem pengelompokkan masyarakat kedalam beberapa lapisan secara hierarki. Pengelompokkan ini timbul karena adanya sesuatu yang dianggap berharga atau dihargai dalam sebuah masyarakat, sesuatu yang dianggap berharga atau dihargai tersebut pada umumnya tidak jauh bergeser dari kriteria kekuasaan, kepemilikan dan prestise. Selain itu, ketiga komponen ini memiliki pengaruh besar terhadap peluang seseorang untuk memperoleh status sosial dalam masyarakat. Modernisasi telah berproses secara global sehingga mempengaruhi tatanan sosial dalam masyarakat, tak terkecuali dengan sistem pelapisan social pada masyarakat petani kopi di kabupaten Bener meriah. Atas dasar ini penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengaruh kekuasaan, kepemilikan dan prestise terhadap status sosial masyrakat petani kopi. Untuk mengalisanya peneliti menggunakan teori stratifikasi sosial dengan pendekatan teori konflik. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, serta dengan menekankan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data. Secara umum penelitian ini mendapati bahwa kekuasaan, kepemilikan dan presitise saling terkait satu sama lain terhadap terbentuknya status sosial pada masyarakat petani kopi, namun dalam aspek kekuasaan peneliti dapati bahwa kekuasaan pada masyarakat ini lebih bersifat otoritas atau wewenang yang didapat secara legal dalam masyarakat tersebut.&#13;
&#13;
Kata kunci :&#13;
Kekuasaan, kepemilikan dan prestise, Status sosial&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FARMER-SOCIAL CLASS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL REFORMERS-WELFARE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10181</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-28 16:45:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-05-09 11:04:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>