PENGARUH KETERLAMBATAN PROSES PENGADAAN TANAH TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA PROYEK STRATEGIS NASIONAL (PSN) JARINGAN IRIGASI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH KETERLAMBATAN PROSES PENGADAAN TANAH TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA PROYEK STRATEGIS NASIONAL (PSN) JARINGAN IRIGASI ACEH


Pengarang

M. Arif Nugraha - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Zukhrina Oktaviani - 197310102008122001 - Dosen Pembimbing I
Alfa Taras Bulba - 198208092008121002 - Dosen Pembimbing II
Mubarak - 197505062000121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2004201010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proyek Strategis Nasional adalah proyek atau program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Badan Usaha yang memiliki sifat strategis untuk pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka upaya penciptaan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Provinsi Aceh sedang dilaksanakan sekaligus dua Jaringan Irigasi yang totalnya akan mengairi area seluas 21.570 hektar. Pembangunan Jaringan Irigasi di Lhok Guci yang akan mengairi area seluas 18.542 hektar dan pembangunan Jaringan Irigasi Jambo Aye Kanan yang akan mengairi areal seluas 3.028 hektar. Pengadaan tanah Jaringan Irigasi Jambo Aye Kanan sepanjang ± 35 kilometer dimulai tahun 2010 sampai tahun 2022 berkisar 28 kilometer atau ± 70% dari total keseluruhan pengadaan tanah. Jaringan Irigasi Lhok Guci sepanjang ± 90 kilometer dimulai pada tahun 2007 sampai 2022 berkisar 45 kilometer atau ± 50 % dari total keseluruhan pengadaan tanah. Apabila pengadaan tanah belum terselesaikan, maka pekerjaan proyek akan dilakukan adendum waktu. Pada saat dilakukan adendum, pihak masyarakat mendapatkan kompensasi sebagai bentuk keterlambatan pembebasan lahan masyarakat. Berdasarkan paparan diatas, Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh keterlambatan proses pengadaan tanah terhadap pencapaian kinerja Proyek Strategis Nasional (PSN) Jaringan Irigasi Jambo Aye Kanan dan Jaringan Irigasi Lhok Guci. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dan informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian proyek Jaringan Irigasi Jambo Aye Kanan dan Jaringan Irigasi Lhok Guci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi, analisis regresi dan analisis jalur dengan menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat tiga faktor pengaruh keterlambatan proses pengadaan tanah terhadap pencapaian kinerja Proyek Strategis Nasional (PSN) Jaringan Irigasi Jambo Aye Kanan dan Jaringan Irigasi Lhok Guci, yaitu sumber daya manusia, koordinasi dan harga. Hal ini berarti bahwa proses pengadaan tanah tergantung terhadap sumber daya manusia, koordinasi dan harga yang baik agar proses pengadaan tanah berjalan lancar dan penyelesaian proyek semakin baik dan sesuai rencana.

Kata Kunci : Pengadaan Tanah, Kinerja Proyek, Keterlambatan

National Strategic Projects are projects or programs implemented by the Central Government, Regional Governments and Business Entities that have a strategic nature for growth and equitable development in the context of efforts to create jobs and improve community welfare. In Aceh Province, two Irrigation Networks are being implemented simultaneously, which in total will irrigate an area of 21,570 hectares. Construction of the Irrigation Network in Lhok Guci which will irrigate an area of 18,542 hectares and the construction of the Jambo Aye Kanan Irrigation Network which will irrigate an area of 3,028 hectares. The procurement of land for the Jambo Aye Kanan Irrigation Network of ± 35 kilometers from 2010 to 2022 is around 28 kilometers or ± 70% of the total land acquisition. The Lhok Guci Irrigation Network is ± 90 kilometers long starting from 2007 to 2022, covering 45 kilometers or ± 50% of the total land acquisition.If the land acquisition has not been completed, the project work will be carried out with a time addendum. At the time of the addendum, the community gets compensation as a form of compensationdelays in community land acquisition. Based on the explanation above, this study aims to identify the effect of delays in the land acquisition process on the achievement of the performance of the National Strategic Project (NSP) of irrigation infrastructure project performance in the Jambo Aye Kanan Irrigation Network and Lhok Guci Irrigation Network projects. The results of this study are expected to be one of the references and information to solve problems that result in delays in the completion of the Jambo Aye Kanan Irrigation Network and Lhok Guci Irrigation Network projects. The method used in this research is correlation analysis, regression analysis and path analysis using SPSS application. Based on the results of data processing, there are three factors that influence the delay in the land acquisition process on the achievement of the performance of the National Strategic Project (NSP) Jambo Aye Kanan Irrigation Network and Lhok Guci Irrigation Network, namely human resources, coordination and price. Keywords: Land Acquisition, Project Performance, Delays

Citation



    SERVICES DESK