<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101759">
 <titleInfo>
  <title>PENYEBARAN  SAGU (METROXYLON SAGU ROTTB)  DI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH  SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afridah nur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   mengenai    penyebaran    Sagu   (Metroxylon   sagu  Rottb)   di   Kecamatan Samadua  Kabupaten   Aceh  Selatan,  pengambilan   data  dilakukan   sejak  tanggal   I 0 sampai   23   Desember    2006,  dengan    tujuan   untuk    mengetahui    ciri-ciri   sagu (Metroxylon sagu Rottb)  yang  dijumpai  di Kecamatan Samadua,  meliputi  morfologi dan habitatnya,  populasi,  penyebaran  dan  usaha  pembudidayaan  sagu  di Kecarnatan Samadua   Kabupaten   Aceh  Selatan.  Metode  yang  digunakan   dalam  penelitian  ini adalah  survei  dengan  teknik  eksploratif,  sedangkan   untuk  analisis  data  digunakan secara  deskriptif dengan  pengamatan  dan  pencandraan  organ  tumbuhan.  Parameter yang diamati  adalah jumlah sagu yang terdapat dalam wilayah  Kecamatan  Samadua, di samping  itu juga  karakter  fisik  habitat  yang  meliputi  pH  tanah,  suhu  tanah  dan salinitas.  Sedangkan  parameter  morfologi  meliputi  akar,  batang, daun,  bunga,  buah dan   biji.   Hasil   penelitian    menunjukkan   dalam    wilayah   Kecamatan    Samadua ditemukan   180 rumpun  sagu, paling  banyak  terdapat  di Desa  Ujung  Tanah   dengan ciri-ciri  morfologi  sama  kecuali  ukuran  dan  panjang   daun  bervariasi,   serta  Sagu paling  banyak  ditemukan  di  Desa  Ujung Tanah  dengan jumlah  80 rumpun  dengan kerapatan    53   individu/ha    dan    luas    lahan    1,5    ha,    dengan    titik    koordinat&#13;
N 31819,4-318  '22,5  E 97 08 '49,2-  9708146,5'N   3087,2° -318 10,1&quot;&#13;
E 9708'4,6-  9708'06,4&quot;.  Sedangkan  paling  sedikit ditemukan  di Desa  Alur Pinang&#13;
sebanyak  I0 rumpun  dengan  kerapatan   20 individu/ha  dan luas lahan 0,5 ha, dengan Titik koordinat   N 318'07,2&quot; - 3&quot;18 10,1&quot;   E  97084,6- 9708'06,4,  dengan ciri- ciri   morfologi   sama   kecuali   ukuran,   panjang   daun   bervariasi,   dan   warna   daun bervariasi  karena  dipengaruhi   oleh  keadaan  tempat  tumbuhnya   (habitat)   dan  erat sekali  hubungannya  dengan   persediaan   air  dan  rnakanan  serta  cahaya   matahari. Habitat  sagu  dengan   karakter  fisik  meliputi  pH  6,2 (pH  yang sesuai  untuk  sagu antara  6-6,5), suhu  tanah 24C  (suhu  yang sesuai  antara  19-24'C)  dan  salinitas  3,5&#13;
%%.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-21 10:08:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-21 10:08:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>