PENGGUNAAN TUMBUHAN OBAT MALARIA DAN FILARIASIS OLEH MASYARAKAT DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN TUMBUHAN OBAT MALARIA DAN FILARIASIS OLEH MASYARAKAT DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Candra Susanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0208104010007

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian tentang "Penggunaan tumbuhan obat malaria dan filariasis oleh masyarakat di Kabupaten Pidie" telah dilakukan pada bulan Agustus sampai Desember 2007. Metode yang digunakan adalah metode PRA (Participatory Rural Appraisal) untuk wawancara dan survei eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat malaria dan 25 jenis tumbuhan sebagai obat filariasis. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai obat malaria dan filariasis adalah dann. Cara merarnu bagian tumbuhan obat malaria dan filariasis dilakukan secara tunggal atau ramuan. Cara penggunaan tumbuhan obat malaria dengan diminum dan dimakan, sedangkan cara penggunaan tumbuhan obat filariasis adalah dioleskan, dihaluskan kemudian ditempel pada bagian yang sakit atau dibungkus lagi dengan daun dan ada juga setelah ditempel pada bagian yang sakit kemudian dipanaskan di atas bara api. Jenis tumbuhan obat yang paling banyak digunakan sebagai obat malaria adalah Carica papaya L., sedangkan sebagai obat filariasis adalah Piper nigrum L.

Kata kunci : Tumbuhan obat., malaria, filariasis dan Kabupaten Pidie




















Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK