<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101660">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK  AKAR GINSENG  JAWA (TALINUM PANICULATUM GAERTN.)TERHADAP PERLLAKU KAWINRNMENCIT (MUS MUSCULUS) LMR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mardhiah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak akar ginseng jawa (Talinum paniculutum   Gaertn.) terhadap perilaku kawin mencit   (Mus musculus) LMR. Penelitian menggunakan mencit jantan  sebanyak 24 ekor  berumur 3 bulan dengan berat badan 30 ±  2,200 g dan betina sebanyak 24 ekor berumur 2 bulan dengan berat badan 29 1:  1,251 g. Penelitian menggunakan Raneangan Aeak Lengkap (RAL) faktoriaI yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan  Faktor I adalah perlakuan pasangan pengguna ekstrak, terdiri dari 2 perlakuan yaitu, pasangan hewan jantan iidak   dibcri ekstrak dan hewan betina diberi ekstrak, serta pasangan hewan jantan dibcri ekstrak dan hewan betina tidak diberi ekstrak. Faktor II adalah 4 perlakuan pemberian dosis terdiri dari 0 mg/kg bb/hari, 35 mg/kg bb/hari,  105 mg/kg bb/hari dan  210  mg/kg  bb/hari  dengan  volume  pemberian  0, I  ml/l0g  bb.  Pemberian perlakuan dilakukan   selama 4 hari dengan cara intubasi  oesophagus.   Pengamatan dilakukan di Ie Masen Kayee Adang (rumah peneliti) mulai pukul 18.30 -  6.30 WIB. Parameter yang diamati adalah lama waktu yang dihabiskan untuk setiap aktivitas selarna perilaku kawin dan jumlah anak yang dihasilkan. Uji lanjutan yang digunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan perJakuan pasangan niencit  pengguna dan pemberian dosis ekstrak akar ginseng jawa berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101660</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-14 12:07:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-14 12:07:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>