PENGGUNAAN MINYAK SAWIT SEBAGAI PEMLASTIS PADA PEMBUATAN MEMBRAN POLISAKARIDA DARI KARAGENAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN MINYAK SAWIT SEBAGAI PEMLASTIS PADA PEMBUATAN MEMBRAN POLISAKARIDA DARI KARAGENAN


Pengarang

Syukria Nikmah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0608103010012

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan pembuatan membran polisakarida dari tepung karagenan dengan formamida menggunakan pelarut aseton dan minyak sawit sebagai pemlastis. Karagenan diisolasi dari rumput laut merah jenis Euchema cottoni dengan pelarut metanol. Rendemen karagenan yang diperoleh 70,4% dari total berat rumput laut kering. Kondisi optimum pembuatan membran polisakarida diperoleh pada konsentrasi tepung karagenan 16%, formamida J 5%, minyak sawit J 2% daJam peJarut aseton 50 mL yang dicur;ng pada suhu 80°C. Analisa gugus fungsi membran polisakarida menunjukkan terbentuknya gugus fungsi C=O amida pada bilangan gelombang 1687,6 em -I, C-N pada bilangan gelombang 1163,0 em" dan N-H pada bilangan gelombang 707,8 cm-1.
Kekuatan tarik dan persen kelenturan dari membran polisakarida adalab 110 kgf/mm2 dan 7,20%, sedangkan kinerja membran yaitu nilai fluks 240,96 L/m2jam dan koefisien rejeksi 41,5%. Membran tersebut belum maksimal untuk diaplikasikan pada desalinasi air sumur.

Kata kunci : karagenan, formamida, membran polisakarida, ultrafiltrasi.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK