PRODUKTIVITAS HASIL DUA VARIETAS PADI (ORYZA SATIVA L.) AKIBAT PERBEDAAN PERIODE TANAM DI KECAMATAN PEULIMBANG KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRODUKTIVITAS HASIL DUA VARIETAS PADI (ORYZA SATIVA L.) AKIBAT PERBEDAAN PERIODE TANAM DI KECAMATAN PEULIMBANG KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Teuku Yoesrijal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005101011568

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian (S1)., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Teuku Yoesrijal. "Produktivitas Hasil Dua Varietas Padi (Oryza sativa L.) akibat Perbedaan Periode Tanam di Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen" di bawah bimbingan Sabaruddin sebagai Ketua dan Halimursyadah sebagai anggota.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh varietas dan perbedaan periode tanam terhadap produktivitas hasil tanaman padi. Disamping itu ingin pula diketahui nyata tidaknya interaksi antara varietas dengan perbedaan periode tanam terhadap produktivitas basil tanaman padi.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2008 yang berlangsung di Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 2 x 3 deogan 4 ulangan, Faktor yang diteliti adalah : Faktor varietas yang diteliti dari varietas Ciherang dan Cigeulis serta faktor periode tanam yang terdiri dari penanaman tepat waktu (tanggal 25 Jan-05 Feb 2008), penanaman terlambat (tanggal 06-15 Feb 2008) dan penanaman sangat terlambat (tanggal 16-25 Feb 2008).
Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman umur 20,40 dan 60 HST, jumlah anakan per rumpun umur 20, 40 dan 60 HST, jumlah anakan tidak produktif, jumlah malai per rumpun, jumlah anakan produktif, jumlah malai tidak produktif, jumlah gabah per malai, persentase gabah kering per malai, persentase gabah hampa per malai, berat gabah kering per rumpun., potensi basil per Ha dan hasil rill per Ha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 40 dan 60 HST dan berpengaruh nyata terhadap jumJah anakan umur 60 HST, serta jumlah anakan tidak produktif. Faktor varietas tidak. berpengaruh nyata terhadap tinggi t.anaman umur 20 HST, jumlah anakan umur 20 HST dan 40 HST, jumlah malai per rumpun, jumlah anakan produktif, jumlah malai tidak produktif, jumJah gabah per malai, persentase gabah berisi, persentase gabah hampa, berat gabah kering per rumpun, potensi basil per Ha dan hasil rill per Ha.Varietas ciherang menghasilkan produktivitas hasil yang lebih baik dibandingkan dengan varietas cigeulis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode tanam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 20, 40 dan 60 HST, jumlah anakan umur 20,40 dan 60 HST, jumlah anakan tidak produktif, jumlah malai per rumpun, jumlah anakan produktif, jumlah malai tidak produktif, jumJah gabah per malai, persentase gabah kering, persentase gabah hampa, berat gabah kering per rumpun, hasil rill per Ha dan potensi hasil per Ha, Periode tanam terlambat (tanggal 06-15 Feb 2008) justru dapat menghasilkan produktifitas yang lebih baik dibandingkan dengan periode tanam tepat waktu (tanggal 25 Jan-05 Feb 2008) dan periode tanam sangat terlambat (tanggal 16-25 Feb 2008).
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi pada perlakuan perbedaan varietas dan periode tanam.













Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK