<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101591">
 <titleInfo>
  <title>UJI  KANDUNGAN ESCHERICHIA COLI  AIR MINUM  YANG DIKONSUMSI  PADA RUMAH MAKAN DI KECAMATAN SYIAH KUALA   KOTA  BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mimi Aryanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci  : Escherichia coli, air minum, rumah makan&#13;
&#13;
Penelitian  berjudul  &quot;Uji  Kandungan Escherichia coli Air Minum   yang Dikonsumsi pada Rumah Makan di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh&quot; telah dilaksanakan   pada   bulan  November  2009.  Tujuan  penelitian  ini  adalah     untuk mengetahui  apakah  air  minum  yang  disajikan  pada  rumah  makan  di  Kecamatan Syiah  Kuala  Kota  Banda  Aceh      telah   memenuhi   syarat   air   minum   secara mikrobiologi.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  Most  Probable  Number (MPN) seri 7 tabung terdiri dari tiga uji, yaitu uji pendugaan (presumtive test), uji konfinnasi  (convirmative    lest), dan uji lengkap (complete lest). Sampel diambil   50 %   dan  seluruh populasi yang berjumlah 32 rumah makan yaitu  16 rumah makan. Pengambilan   sampel  dengan  teknik  Random  Sampling.  Parameter  yang  diukur adalah  angka  MPN.  Data  dianalisis  berdasarkan  tabel  MPN dan   gambar. Hasil analisis data diperoleh bahwa angka MPN tertinggi yaitu 240 kuman per 100 ml air pada sampel RM I, RM2, RM6 dan  RM14, sedangkan angka MPN terendah yaitu 2,2 kuman per 100 ml air  pada RM4. Berdasarkan basil analisis data  dapat disimpulkan bahwa air minum yang disajikan pada rumah makan di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh tidak  layak secara langsung untuk dikonsumsi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ESCHERICHIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRINGKING WATER</topic>
 </subject>
 <classification>579.342</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101591</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-06 10:26:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-06 10:38:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>