<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101530">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DEGRADASI PENAMPANG KOLOM BANGUNAN SEKOLAH AKIBAT GENANGAN TSUNAMI TERHADAP BEBAN GEMPA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bunga Raihanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Ilmu Kebencanaan Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 silam menyebabkan banyak kerusakan pada berbagai fasilitas umum, bangunan-bangunan gedung dan juga turut menggenangi beberapa wilayah di Banda Aceh yang jaraknya cukup jauh dari pantai dengan ketinggian genangan berkisar 1-4 meter. Salah satu fasilitas umum yang banyak mengalami kerusakan pada bencana tsunami 2004 adalah bangunan gedung sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kerusakan kolom akibat genangan tsunami terhadap kekuatan dan kapasitas bangunan. Penelitian ini dilakukan pada gedung sekolah SMPN 6 Banda Aceh yang merupakan salah satu sekolah yang terdampak oleh genangan tsunami (tsunami inundation) dan tidak mengalami keruntuhan pasca gempa 2004 tersebut. Hasil analisis kapasitas struktur untuk kondisi awal (pra-tsunami) dan eksisting menunjukkan bahwa kondisi struktur gedung masih dalam kondisi aman sesuai dengan standar desain. Sedangkan untuk kondisi struktur bangunan yang kolom lantai satunya mengalami degradasi berupa pengurangan dimensi penampang kolom secara bertahap mulai dari 5% sampai 20%, mulai mengalami tingkat kerentanan yang harus diwaspadai. Pada kondisi ekstrem kolom akan mengalami degradasi penampang sebesar 25%, dimana kolom ukuran 30x40 cm mulai mengalami korosi tulangan dan selimut beton sudah hancur seluruhnya menyebabkan lebih dari 90% kolom sudah dalam kondisi tidak aman dan gedung sekolah sudah tidak dapat digunakan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: kapasitas gedung sekolah, degradasi struktur kolom, mitigasi keruntuhan bangunan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.349 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101530</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-01 08:21:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-04 11:31:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>