<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101522">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN VS30 DAN ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN VS MENGGUNAKAN METODE MASW DI KECAMATAN BANDA RAYA DAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AKMAL MUFARDIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh merupakan salah satu daerah yang sering mengalami gempabumi sehingga memiliki resiko terjadinya likuifaksi. Dalam perencanaan pembangunan diperlukan parameter tanah dan analisis terhadap likuifaksi agar meningkatkan kualitas infrastruktur yang akan dibangun. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan parameter kecepatan gelombang geser (Vs) serta menggunakan parameter tersebut untuk pemetaan terhadap zonasi seismik dan analisis terhadap potensi likuifaksi. Kegiatan penelitian dilakukan pada 16 titik di Kecamatan Banda Raya dan Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh. Nilai Vs didapat dari uji gelombang permukaan melalui metode seismik Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW). Dari hasil penelitian diperoleh nilai Vs yang didapat berkisar 98,6 m/s sampai 350 m/s. Berdasarkan kegiatan penelitian pada 16 titik lokasi daerah yang termasuk dalam klasifikasi jenis tanah lunak (SE) meliputi Lintasan 1, Lintasan 3 dan Lintasan 5 Kecamatan Banda Raya dikarenakan lintasan – lintasan tersebut mempunyai nilai Vs kurang dari 175 m/s Selanjutnya lintasan – lintasan yang dikategorikan sebagai tanah sedang (SD) meliputi, Lintasan 2, Lintasan 4, Lintasan 6, Lintasan 7, Lintasan 8 Kecamatan Banda Raya dan semua Lintasan Kecamatan Jaya Baru. Berdasarkan data yang diperoleh dari 4 titik lintasan yang dianalisis potensi likuifaksinya, diperkirakan pada lintasan 1 Kecamatan Banda Raya mengalami likuifaksi. pada lintasan 8 Kecamatan Banda Raya hanya sampai kedalaman 8,9m likuifaksi dengan magnitude 9,1 dan sisanya tidak likuifaksi. Pada lintasan 1 dan 5 Kecamatan Jaya Baru tidak mengalami likuifaksi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOLAR ENERGY - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEISMIC WAVES</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101522</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-30 15:40:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-14 10:18:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>