ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN BERDASARKAN MKJI 1997 DAN PERSEPSI MASYARAKAT (STUDI KASUS JEMBATAN KEUTAPANG BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KINERJA LALU LINTAS DI JEMBATAN BERDASARKAN MKJI 1997 DAN PERSEPSI MASYARAKAT (STUDI KASUS JEMBATAN KEUTAPANG BANDA ACEH)


Pengarang

muhammad arief pribadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200060073

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.209 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jembatan sebagai prasarana transportasi mempunyai peranan yang sangat penting bagi kelancaran pergerakan lalu lintas. Saat ini fungsi jembatan agak berubah, mulai dari dijadikan tempat berdagang dan parkir yang merupakan hambatan samping. Peletakan lampu lalu lintas juga menjadi masalah yang harus diperhatikan karena menyebabkan kendaraan berhenti diatasnya yang mengakibatkan bertambahnya beban yang diterima oleh jembatan. Jika ditinjau dari fungsinya, jembatan hanya menerima beban bergerak/beban kejut. Mengingat pentingnya peranan jembatan bagi kehidupan manusia dan masalah yang ada, maka dalam penelitian ini akan dianalisa tentang jembatan Keutapang dalam hubungannya dengan kemacetan, tingkat pelayanan, serta akan ditinjau juga tingkat keamanan dan kenyamanan dalam pemakaian jembatan tersebut. Penelitian ini didukung oleh data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan lapangan dan kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif dan didukung dengan pengolahan data kuantitatif, dengan menggunakan MKJI 1997 dan Skala Likert. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus MKJI 1997, didapat derajat kejenuhan sebesar 0,802 (DS ? 0,75), ini menunjukan bahwa jalan dan jembatan harus mendapat perhatian khusus, berdasarkan persepsi masyarakat/pengguna jalan, jalan dan jembatan Keutapang memiliki kinerja yang tidak baik, disebabkan karena adanya parkir dibadan jalan dan pedagang kaki lima, serta kurangnya peraturan yang menindak tegas segala pelanggaran yang terjadi di Jembatan Keutapang

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK