<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101460">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE INDUCED POLARIZATION (IP) DI  KUTA ALAM, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nanda Nazira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian untuk identifikasi struktur bawah permukaan menggunakan metode Induced Polarization (IP) di Kuta Alam, Banda Aceh. Penelitian tersebut bertujuan untuk mendapatkan variasi nilai chargeabilitas serta untuk melakukan interpretasi dan mengidentifikasi struktur bawah permukaan berdasarkan variasi nilai chargeabilitas tersebut yang telah dimodelkan terhadap adanya potensi terjadinya bencana di lokasi penelitian di Kecamatan Kuta Alam. Pengukuran dilakukan menggunakan metode geolistrik Induced Polarization pada 3 lintasan dengan konfigurasi pole-dipole pada lintasan ketiga lintasan tersebut. Masing-masing panjang lintasan ukur yaitu 200 m dengan menggunakan 42 elektroda dan spasi antar elektroda 5 m. Hasil yang diperoleh dari pengukuran merupakan distribusi nilai chargeabilitas semu. Kemudian dilakukan pengolahan data hasil pengukuran tersebut menggunakan software Res2Dinv untuk mendapatkan hasil pemodelan berupa penampang chargeabilitas 2D struktur lapisan bawah permukaan. Variasi nilai chargeabilitas yang diperoleh bernilai 0 – 100 msec pada ketiga lintasan yang dibagi menjadi 3 macam litologi atau struktur batuan yaitu 0 – 5 msec, 5 – 50 msec, dan 50 – 100 msec. Kedalaman yang diperoleh pada tiap lintasan sekitar 70 m. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diinterpretasikan bahwa struktur bawah permukaan di lokasi penelitian adalah terdiri dari alluvium yang bercampur pasir dan lempung, kerikil bercampur lanau dan batuan serpih. Kemudian dari analisis nilai chargeabilitas bawah permukaan yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa jenis batuan pada lintasan 2 dan lintasan 3 tergolong jenis batuan yang berpotensi bencana alam seperti likuifaksi, land subsidence (penurunan permukaan tanah), dan zona lemah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101460</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-28 16:15:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-28 16:37:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>