<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101434">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  KELAYAKAN LAHAN  UNTUK PENGEMBANGAN BEBERAPA TANAMAN PERKEBUNAN DI KECAMATAN JANTHO ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taufik Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Taufik   Hidayat.   Analisis Kelayak:an  Lahan  Untuk  Pengembangan   Beberapa Tanaman  Perkebunan  di Kecamatan  Jantho  Aceh  Besar  (  di  bawah  bimbingan Darusman sebagai ketua dan Hairul Basri sebagai anggota ).&#13;
Penelitian  ini mengkaji  kesesuaian  lahan dan  kelayakan  ekonomi  lahan untuk pengembangan tanaman perkebunan di Kecamatan Jantho. Penelitian ini menggunakan   metode   deskritif  dengan   teknik   survai.   Teknik   survai   yang dilakukan berdasarkan pengamatan lapangan. Pengambilan sampel tanah mengacu pada  satuan  peta  lahan  (SPL)  yang  memiliki  kriteria  kelerengan,  penggunaan lahan  dan jenis tanah.  Sampel  - sampel  tanah dianalisis  di laboratorium  Kimia Tanah  Fakultas  Pertanian  Unsyiah.  Evaluasi  tingkat  kesesuaian  lahan menggunakan kriteria Departemen  Pertanian tahun 1997.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 satuan peta lahan. Tingkat&#13;
&#13;
kesesuaian  lahan  untuk  masing-  masing  tanaman  yang  diteliti  sebagai  berikut  :&#13;
&#13;
1.  Kesesuaian  lahan aktual  untuk  kelapa  sawit termasuk  kedalam  kelas S3 -w dengan faktor pembatas  curah hujan (SPL  1,SPL 2 dan SPL 3).  Kelas  S3     we dengan faktor pembatas curah hujan,  lereng dan erosi terdapat pada SPL 4,SPL 5 dan  SPL 6  sedangkan  SPL 7  dan  SPL 8 termasuk  kelas  N-e dengan  faktor pembatas lereng dan erosi. Kesesuaian  lahan potensial untuk kelapa sawit S3 --w menjadi  S2 - wre  pada  SPL  1,SPL  2  dan  SPL  3  dengan  memberikan  input perbaikan yaitu pembuatan  saluran  irigasi, teras  tapak kuda, penambahan  bahan organik.  Pada   SPL 4,SPL 5 dan SPL 6 dengan  kelas S3 - we menjadi  S2-- wre dengan memberikan  input perbaikan  yaitu pembuatan  saluran irigasi, teras tapak kuda,  penambahan   baban  organik  sedangkan  SPL  7  dab  SPL  8  kelas  N  --  e menjadi S3 --  we dengan  memberikan  input  perbaikan  yaitu  pembuatan  saluran irigasi, teras tapak kuda.&#13;
2. Kesesuaian  lahan aktual untuk kakao termasuk kedalam  kelas S3 - w dengan&#13;
&#13;
faktor pembatas  curah hujan  (SPL  1,SPL  2 dan SPL 3).  Kelas S3 - we dengan faktor pembatas curah hujan, lereng dan erosi terdapat pada SPL 4.SPL 5 dan SPL&#13;
6 sedangkan  SPL 7 dan  SPL 8  termasuk  kelas  N-e dengan  faktor pembatas lereng  dan erosi.  Kesesuaian  Lahan  potensial  untuk kakao  S3 -w  menjadi  S2 -&#13;
wrse pada SPL   1,SPL  2  dan SPL 3  dengan memberik an  input perbaik an yaitu pembuatan salura n  irigasi, teras   tapak   kuda,   penam bahan  bahan organik dan pengapuran .  Pada  SPL 4,SPL 5  dan   SPL 6 dengan kelas S3 - we  menjadi  S2 - wrse dengan  membenikan  input perbaikan yaitu pembuatan sal uran irigasi,  teras tapak kuda,  penam bahan bahan organik   dan pengapuran sedangkan SPL  7  dan SPL 8 kelas  N - e menjadi S3 - wse dengan memberikan input perbaikan yaitu pembuatan saluran  irigasi,  teras tapak kuda, penambahan bahan organik dan pengapuran.&#13;
3.  Kesesuaian   lahan  aktual  untuk kopi  robusta termasuk  kedalam kelas N-w&#13;
&#13;
dengan faktor pembatas curah hujan (SPL l,SPL 2,SPL 3,SPL 4,SPL 5 dan  SPL&#13;
&#13;
6). Kelas N-- we dengan faktor pembatas curah hujan sedangkan  SPL 7 dan SPL&#13;
&#13;
8 termasuk kelas N-e dengan faktor pembatas lereng dan erosi. Kesesuaian lahan potensial untuk kopi robusta N-w menjadi S3 - we pada SPL 1,SPL 2.SPL 3,SPL&#13;
4,SPL 5 dan SPL 6 dengan memberikan input perbaikan yaitu pembuatan saluran irigasi, teras bangku sedangkan  SPL 7 dan SPL 8 kelas  N -- we  menjadi  S3 - we dengan memberikan input perbaikan yaitu pembuatan saluran irigasi, teras tapak&#13;
kuda.&#13;
&#13;
Hasil  penelitian  kelayakan  ekonomi yang hanya untuk tanaman  kelapa sawit menunjukkan bahwa NPV ( Net Present  Value) = Rp 39.269.828,77, NBCR (Net Benefit Cost Ratio) = 22,35, IRR (Internal Rate ofReturn) = 28,13 %, BEP (Break Even Point) = 7  tahun.  Hal ini menunjukkan bahwa lahan tersebut masih layak  untuk dikembangkan  sebagai usaha untuk pengembangan tanaman kelapa&#13;
sawit.  Tetapi  hasil  perhitungan ini  menggunakan biaya  lahan  tersebut  dalam kondisi normal, tanpa memperhitungkan  input teknologi untuk menaikkan tingkat kesesuaian lahannya.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PLANTATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL SURVEYS - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>631.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101434</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-28 09:40:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-28 11:26:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>