<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101411">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA TIRAM (CRASSOSTREA SP.) DI LOKASI BUDIDAYA TIRAM ALUE NAGA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusrina Mawarnila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tiram (Crassostrea sp.) merupakan salah satu komunitas perikanan yang dibudidayakan di kawasan Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis parasit yang terdapat pada tiram (Crassostrea sp.)  budidaya, mengetahui prevalensi dan intensitas ektoparasit yang terdapat pada tiram di lokasi budidaya tiram Alue Naga, Banda Aceh. Sampling dilakukan pada 3 titik stasiun lokasi budidaya tiram di Alue Naga, Banda Aceh selama sebulan pada bulan Februari sampai Maret 2022. Identifikasi dilakukan di Stasiun Karantina Ikan Pengawasan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Blang Bintang, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode survey dan teknik pengambilan sampel tiram dilakukan secara random sampling. Hasil penelitian teridentifikasi tujuh jenis parasit yang menginfeksi tiram yaitu  Balanus sp., Perkinsus sp., Trichodina sp., Strongyloides stercoralis, Cryptocaryon irritans, Caligus sp. dan Copepoda. Organ yang diamati selama penelitian adalah organ cangkang, insang dan mantel. Nilai intensitas tertinggi teridentifikasi bahwa Perkinsus sp. terdapat di stasiun 3 yaitu 69 ind/ekor termasuk kategori “Parah” dan nilai intensitas terendah yaitu Strongyloides stercoralis 0,8 ind/ekor pada stasiun 1 dikategorikan “Sangat rendah”. Tingkat prevalensi ektoparasit tertinggi diidentifikasi bahwa Perkinsus sp. pada stasiun 1 yaitu 86,7% termasuk dalam kategori biasanya atau infeksi “Sedang” dan tingkat prevalensi terendah terdapat Caligus sp.yang teridentifikasi pada tiram di stasiun 1 yaitu 3,3% serta Strongyloides stercoralis di stasiun 2 yaitu 3,3%  dimana keduanya termasuk kategori infeksi “Kadang”. &#13;
&#13;
Kata kunci: Alue Naga, Crassostrea sp., Ektoparasit, Intensitas, Prevalensi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AQUACULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OYSTER - ZOOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>594.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101411</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-27 15:57:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-18 09:48:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>