<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101409">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA L.) SEBAGAI ANTIMIKROBA PADA BAKTERI SALMONELLA ENTERITIDIS SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD AKBAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salmonella enteritidis merupakan bakteri Gram negatif, berbentuk batang, tidak berspora, anaerob fakultatif, motil, memiliki flagella, serta salah satu patogen utama penyebab penayakit infeksi seperti salmonellosis yang bersifat zoonosis. Jintan hitam merupakan tanaman herbal tradisional yang memiliki efek antibiotik terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif. Kandungan senyawa timokuinon, timohidrokuinon, ditimokuinon, timol, serta kandungan metabolit sekunder yaitu tanin, terpenoid, steroid, saponin, alkaloid, senyawa fenolik dan flavonoid diketahui efektif sebagai antibakteri. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menentukan efektifitas ekstrak jintan hitam sebagai antibakteri dengan metode difusi cakram. Zona hambat yang terbentuk menjadi parameter metode difusi cakram. Sampel yang digunakan yaitu bakteri Salmonella enteritidis isolat lapang. Perlakuan yang diberikan adalah esktrak biji jintan hitam dengan konsentrasi 50%, 70%, dan 90%. Kontrol positif menggunakan kloramfenikol, kontrol negatif menggunakan akuades.  Media agar diinkubasi selama 24 jam lalu diukur zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji jintan hitam dengan konsentrasi 50% dan 70% keduanya tidak mengghasilkan zona hambat, sedangkan konsenstrasi 90% menghasilkan rata-rata diameter zona hambat 6,47 ± 0,4. Kemudian rerata diameter kloramfenikol yaitu 26,16 ± 0,14; dan media akuades tidak membentuk zona hambat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kandungan jintan hitam, lingkungan, jenis bakteri, metode yang diterapkan, dan lain-lain.  Disimpulkan bahwa ekstrak biji jintan hitam dengan konsentrasi 90% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella enteritidis dengan daya hambat rendah secara in vitro.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101409</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-27 15:37:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-27 15:51:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>