<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101379">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR INTEGRASI MANAJEMEN KOMUNIKASI ANTAR PIHAK DALAM KEGIATAN PROYEK KONSTRUKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dinda Rizka Ibdayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memerlukan manajemen komunikasi dalam pelaksanaannya. Hal ini dikarenakan proyek konstruksi melibatkan banyak pihak, sehingga terjadi interaksi secara terus-menerus agar dapat mengintegrasi seluruh tim proyek untuk mencapai strategi, tujuan, dan tindakan yang sama. Komunikasi yang efektif dinilai dapat meningkatkan kesesuaian rencana dalam penyelesaian proyek hingga 17% untuk mencapai keberhasilan proyek konstruksi. Manajer proyek selaku pemimpin proyek berperan sebagai komunikator yang bertanggung jawab atas pengembangan rencana komunikasi dan jalur komunikasi antar para pihak pada proyek konstruksi. Komunikasi yang tidak efektif dapat menyebabkan keterlambatan pekerjaan, ketidaksesuaian mutu, dan kelebihan biaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor integrasi manajemen komunikasi antar pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi. Metode penelitian menggunakan metode campuran dengan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini melibatkan manajer proyek kontraktor kualifikasi besar dan menengah di bidang konstruksi Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan teknik analisis data menggunakan metode Relative Importance Index (RII) dengan bantuan Software Microsoft Excel. Hasil yang diperoleh adalah terdapat 3 faktor utama untuk mengintegrasikan manajemen komunikasi antar pihak dalam proyek konstruksi, yaitu: kompetensi (0,938), manajemen (0,922), dan strategi (0,911). Faktor kompetensi didukung oleh subfaktor skill (0,958), attitude (0,950), knowledge (0,925), dan teknologi (0,917). Faktor manajemen didukung oleh subfaktor kejelasan tugas (0,942), keterlibatan stakeholders (0,933), dan waktu (0,917). Faktor strategi didukung oleh subfaktor konteks (0,917), kejelasan (0,917), dan kemampuan (0,917).&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101379</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-27 11:32:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-27 11:48:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>