<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101353">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENELUSURAN BANJIR (FLOOD ROUTING) OUTFLOW PELIMPAH BENDUNGAN RUKOH TERHADAP KAPASITAS SUNGAI KRUENG RUKOH  KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GEBIE FIRMAN KHALIQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Titeue merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Pidie yang sering mengalami banjir. Penyebab utama terjadinya banjir di daerah tersebut karena sering meluapnya air sungai Krueng Rukoh pada musim hujan. Untuk mengatasi permasalahan banjir yang terjadi pemerintah melakukan pembangunan Bendungan Rukoh yang mana pembangunan Bendungan Rukoh ini sedang berlangsung. Bendungan Rukoh terletak pada aliran Sungai Krueng Rukoh dan berada di Desa Alue, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Secara geografis, Bendungan Rukoh terletak pada 05˚11’55” LU sampai dengan 05˚12’28” LU dan 95˚20’20” BT sampai dengan 95˚53’59” BT. DAS Bendungan Rukoh memiliki luas sebesar 19,63 km2 dan panjang sungai utama 6,87 km. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hidrograf outflow (debit puncak banjir yang keluar melewati spillway Bendungan Rukoh) berdasarkan inflow di hulu DAS dan menghitung kapasitas maksimum sungai yang dibutuhkan untuk menampung outflow. Metodologi yang dilakukan adalah analisis hidrologi dan analisis hidraulika. Analisis hidrologi dilakukan dengan menggunakan perhitungan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, dan metode penelusuran banjir level pool routing. Hasil yang didapat berupa hidrograf outflow. Analisis hidraulika dilakukan menggunakan program HEC-RAS untuk menghitung kapasitas debit maksimum sungai yang mampu menampung outflow. Perbandingan antara debit outflow dan debit maksimum sungai menjadi penentu terjadinya banjir. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa kapasitas spillway sebesar 285,10 m3/det lebih besar daripada debit banjir periode ulang 25 tahun sebesar 108,93 m3/det. Oleh karena itu, penampang saluran spillway aman terhadap debit banjir. Berdasarkan analisis kapasitas sungai menggunakan software HEC-RAS diperoleh suatu hasil bahwa tidak ditemukan luapan debit outflow pada sungai Krueng Rukoh. &#13;
Kata Kunci : Bendungan Rukoh, Sungai Krueng Rukoh, hidrograf outflow, kapasitas sungai, HEC-RAS.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FLOOD CONTROL - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101353</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-26 14:41:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-06 10:57:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>