Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN FORUM PERJUANGAN KEADILAN RAKYAT ACEH (FOPKRA) DALAM MENDORONG PENYELESAIAN KONFLIK DAN MENJAGA PERDAMAIAN ACEH
Pengarang
Weni Jefriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1010103010143
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
WENI JEFRIANI, PERAN FORUM PERJUANGAN KEADILAN RAKYAT
2014 ACEH (FOPKRA) DALAM MENDORONG PENYELESAIAN
KONFLIK DAN MENJAGA PERDAMAIAN ACEH
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala
(vii,69), pp., bibl., app
(Ishak, S.H.,M.H dan Dr. Effendi Hasan, MA)
Pemerintah Indonesia menerapkan status Daerah Operasi Militer (DOM) di Aceh pada Tahun 1989 yang bertujuan untuk meminimalisasi penyebaran ideologi pemberontakan terhadap Jakarta. Penerapan operasi ini menimbulkan korban dari kalangan masyarakat sipil yaitu penduduk ditembak, dipenjara, diculik, disiksa dan perempuan diperkosa. Kondisi yang melanda Aceh membuat masyarakat Aceh perantauan merasa prihatin dan mendirikan Forum Perjuangan Keadilan Rakyat Aceh (FOPKRA) guna menuntut Pemerintah Indonesia. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan yang dilakukan FOPKRA dan hambatan yang dihadapi serta solusi yang dilakukan dalam mendorong penyelesaian konflik dan menjaga perdamaian Aceh. Data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan cara membaca buku teks, peraturan perundang-undangan, dan bahan bacaan lain yang berkaitan dengan penelitian ini, dan Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan FOPKRA pada era konflik yaitu aksi demonstrasi kepada Pemerintah Indonesia, menghadiri rapat umum yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) dan Internasional Forum for Aceh (IFA). Pada era perdamaian FOPKRA membantu Gubernur Aceh mensosialisasikan pentingnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pada era transisi demokrasi FOPKRA mengajukan gugatan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) secara tertulis kepada Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemilukada Aceh 2012, melakukan himbauan kepada masyarakat dan partai politik, menghadiri acara talkshow di Televisi One (TVOne), mengadakan pengajian kepada masyarakat di Langsa. Hambatan yang dihadapi FOPKRA yaitu masyarakat mencurigakan keberadaan FOPKRA, eksistensi FOPKRA di Jakarta sebagai Ormas lingkup nasional, kekurangan dana operasional, kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM). Solusi yang dilakukan FOPKRA yaitu memindahkan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ke Banda Aceh, sumber dana operasional berasal dari ketua umum dan beberapa pengurus ditingkat DPP.
Kata Kunci: FOPKRA, Konflik, Perdamaian, Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERAN KOMITE PERALIHAN ACEH DALAM MENJAGA PERDAMAIAN DI ACEH (STUDI KASUS GANGGUAN KEAMANAN MENJELANG PEMILUKADA 2012 DI BANDA ACEH) (Arsil, 2014)
ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN (REKA ZULVIA, 2021)
PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MEMPROMOSIKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DAMAI PADA SISWA (STUDI KASUS DI MAN 1 PIDIE) (MUHAMMAD ZAKYA NAFIS, 2024)
UPAYA GURU DALAM MENERAPKAN NILAI KARAKTER CINTA DAMAI DI SD NEGERI 52 BANDA ACEH (Risqa Asyura, 2024)
ARTIKULASI PERAN GERAKAN MAHASISWA DI ACEH (STUDI KAJIAN TRANSISI DEMOKRASI DAN PERDAMAIAN ACEH RENTANG WAKTU 2004-2015) (Joel Manalu, 2017)