<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101314">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PENGAYAAN MUSIK KLASIK DAN DANGDUT TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU HARIAN ORANGUTAN DI KEBUN BINATANG KASANG KULIM KABUPATEN KAMPAR RIAU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BOY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mencegah potensi perilaku abnormal pada orangutan yang berada di kebun binatang adalah dengan memberikan pengayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengayaan suara musik terhadap perubahan perilaku harian orangutan. Penelitian dilakukan di kebun binatang Kasang Kulim, Kabupaten Kampar, Riau terhadap 2 ekor orangutan (Tina dan Boy). Penelitian ini terdiri dari tiga kelompok perlakuan, 1) tanpa pengayaan musik (p1), 2) pengayaan musik klasik (p2) “Canon in D Major” oleh  Johann Pachelbel, dan 3) pengayaan musik dangdut “Malam Minggu” oleh Rhoma Irama dan Soneta Group (p3). Metode pengamatan yang digunakan adalah metode focal animal sampling. Metode pencatatan perilaku harian orangutan yang digunakan adalah metode instantaneous sampling yaitu mencatat perilaku individu dengan interval satu menit. Data di analisis menggunakan analisis Friedman Test dan jika terdapat perbedaan dilakukan uji lanjut dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan perilaku harian pada Tina tidak berbeda nyata (P&gt;0,05) antara kelompok yang diberikan pengayaan musik klasik dan dangdut dan tanpa pengayaan. Pada Boy, perilaku sosial menunjukkan peningkatan sesudah diberikan pengayaan. Perilaku abnormal tidak menunjukkan perbedaan baik pada Boy dan Tina. Pengayaan suara berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas istirahat (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORANGUTAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL BEHAVIOR</topic>
 </subject>
 <classification>599.883</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101314</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 15:32:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 15:52:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>