<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101274">
 <titleInfo>
  <title>HAK KEBEBASAN BERPENDAPAT MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHENDRA  DELIAN NOOR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>HAK KEBEBASAN BERPENDAPAT MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI BANDA ACEH&#13;
&#13;
Mahendra Delian Noor &#13;
FKIP PPKn, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh&#13;
Mahendradelian@gmail.com &#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana hak kebebasan berpendapat mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta Banda Aceh. (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penyampaian hak kebebasan berpendapat mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Sumber data dalam penelitian ini adalah 2 (dua) Ketua presiden mahasiswa, dan 2 (dua ) ketua MPMU serta 1 (satu) ketua bidang kajian &amp; strategis di perguruan Tinggi SERAMBI MEKKAH, UNMUHA, dan UBBG. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa (1) kebebasan berpendapat mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta Banda Aceh, sebagian besar sudah berjalan dan tersalurkan untuk saat ini, namun terdapat sebagaian lainnya justru mengalami keterhambatan dalam menyalurkan aspirasi-aspirasi yang di advokasikan oleh mahasiswa pada perguruan tinggi tersebut. Temuan lainnya ialah kurangnya tingkat partisipasi dari kalanga mahasiswa sendiri untuk berpartisipasi dalam menyuarakan aspirasi. (2) faktor pendukung dan penghambat dalam penyampaian hak kebebasan berpendapat mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Banda Aceh. Faktor pendukung : Adapun aspirasi dari kalangan mahasiswa yang didukung sifatnya membangun tentunya akan dibenarkan dan diwadahi oleh pihak kampus, tentunya dengan cara damai dan tidak anarkis. Faktor penghambat : terkendala pada sektor di media sosial, menyangkut dengan terjeratnya UUITE. Temuan lainnya terkendala dari pihak pimpinan kampus untuk menginzikan mahasiswanya berpartisipasi berpendapat dengan bebas khususnya yang berkaitan terhadap isu nasional justru dirasa sensitif. Dan temuan selanjutnya terkendala dari pihak keamanan, berupa tidakan-tidakan yang represif, merasa diintai dan penangkapan semena-mena bagi para demonstran.&#13;
Kata Kunci : Kebebasan Berpendapat, Mahasiswa, dan Perguruan Tinggi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101274</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 11:07:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 11:16:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>