<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101240">
 <titleInfo>
  <title>PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR KELOMPOK MASYARAKAT PENGAWAS DESA AIR PINANG DENGAN NELAYAN DARI LUAR DI PERAIRAN LAUT PULAU PINANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fiki Festian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Simeulue terdiri dari beberapa kecamatan antara lain yaitu kecamatan Simeulue Timur, Kecamatan Simeulue Tengah, Kecamatan Simeulue Barat, Kecamatan Simeulue Cut, Kecamatan Teupah Selatan, Kecamatan Teupah Barat, Kecamatan Teugah, Kecamata Teluk Dalam, Kecamatan Alafan, dan Kecamatan Salang. Namun, Kecamatan Simeulue Timur menjadi titik permasalahan dalam Kabupaten tersebut. Dimana, terjadinya konflik antara Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) dengan masyarakat nelayan dari luar Desa yang mengakibatkan adanya jatuh korban penganiayaan yang dilakukan POKMASWAS terhadap nelayan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Peran Pemerintah Kabupaten Simeulue dalam penyelesaian konflik antar kelompok Masyarakat Pengawas dengan masyarakat nelayan dari luar di Desa Air Pinang serta hambatan yang terjadi dalam penyelesaian konflik tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kontribuksi Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk menyelesaiakan konflik tersebut salah satunya melakukan mediasi  dengan berbagai pihak terkait, kemudian meningkatkan pengawasan wilayah laut konservasi Pulau Pinang dengan membentuk POKMASWAS yang menjadi pihak konflik tersebut dan penyelesaian konflik antar POKMASWAS dan masyarakat nelayan dari luar di Desa Air Pinang Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasinya. Namun setelah melakukan berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Simeulue mengalami berbagai hambatan yang mana penyelesaian konflik secara hukum dan korban yang tidak menginginkan penyelesaian secara adat, sehingga menjadi hambatn bagi Pemerintah Kabupaten Simeulue yang menginginkan konflik tersebut di selesaikan secara adat. Dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Simeulue telah melakukan berbagai upaya dalam penyelesaian konflik tersebut hanya saja adanya berbagai hambatan dalam penyelesaiannya yakni adanya pihak yang tidak ingin didamaikan secara adat terutama dari pihak korban atau pelanggar. Disarankan Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk kedapannya agar bertindak lebih cepat dan lebih menyederhanakan berbagai solusi terkait penyelesaian konflik tersebut agar dapat berjalan secara efektif dan efisien seperti yang diharapkan. &#13;
Kata Kunci: Peran, Simeulue, POKMASWAS, Konflik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101240</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 01:39:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 09:10:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>