<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101212">
 <titleInfo>
  <title>PERAN BALAI LATIHAN KERJA DALAM MENINGKATKAN  KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL IZZATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BLK Banda Aceh dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kota Banda Aceh.  Untuk menganalisa fenomena tersebut, dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Struktural Fungsional Robert K. Merton. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis naratif. Adapun hasil penelitian ini yaitu Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2015 tentang Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Pelatihan Kerja, bahwa Balai Latihan Kerja memiliki peran dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan yang diadakan. Fungsi yang dilaksanakan tersebut telah terealisasikan namun tidak memberikan kontribusi yang signifikan pada peserta pelatihan karena pada tahun 2020 terjadinya penurunan pada jumlah peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja Kota Banda Aceh. Hal ini disebabkan karena adanya dinamika yang terjadi dari peran Balai Latihan Kerja Kota Banda Aceh. Perubahan tersebut pertama dikarenakan adanya sistem registrasi yang berubah, pada tahun 2006 sistem registrasi masih dilaksanakan secara offline namun pada tahun 2019 telah dilaksanakan registrasi secara online. Kedua terdapat disfungsi terhadap instruktur Balai Latihan Kerja di Kota Banda Aceh dari fungsi yang seharusnya. Ketiga adanya nepotisme dan keempat kurangnya responsivitas dari penyelenggara pelayanan publik. Dari hasil penelitian ini juga menunjukan tedapat peserta pelatihan yang terserap pada suatu dinas ataupun perusahaan, namun mereka belum mendapatkan pendapatan yang layak sesuai dengan yang diinginkan oleh peserta pelatihan, peserta yang terserap hanya sebagai pegawai kontrak (kerja bakti) di tempat dahulu peserta magang/ojt. Hal ini terjadi karena, daya serap peserta untuk menjadi tenaga kerja tergolong sedikit hal tersebut dikarenakan adanya pergeseran pada fungsi yang sebenarnya dari Balai Latihan Kerja Kota Banda Aceh. &#13;
Kata Kunci: Balai Latihan Kota Banda Aceh, Kualitas, Struktural Fungsional</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LABOR - SOCIAL ASPECTS</topic>
 </subject>
 <classification>306.36</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101212</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 14:58:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-08 15:51:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>