<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101165">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERIRNSTREPTOCOCCUS AGALACTIAE SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saumi Fitriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang pengaruh ekstrak rimpang kunyit  (Curcuma  domestica  Val.) terhadap pertumbuhan	 bakteri  Streptococcus    agalactiae    secara  in   vitro   telah  dilakukan  di Laboratoriu Mikrobiologi FMIPA Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini berlangsung dari	bulan  Maret   sampai   September  2008.   Tujuan   penelitian  ini  adalah   untuk mengetahui		pengaruh    berbagai    konsentrasi   ekstrak.   rimpang   kunyit   terhadap pertumbuhan	 S. agalactiae.    Penelitian  ini  menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap (RAL) dengan  5  perlakuan  dan  5  ulangan.  Perlakuan  terdiri  atas Po: aquades,  PI: penisilin 10 IU (6~g), P2: ekstrak rimpang kunyit 20u1 dengan konsentrasi 100%, P3: ekstrak rimpang kunyit 20u1 dengan konsentrasi 50%, P4:  ekstrak rimpang kunyit 20ul dengan	konsentrasi  25%.  Parameter   yang  diamati  adalah  diameter  zona  hambat pertumbuhan	 S.  agalactiae    (mm).  Data     dianalisis  menggunakan  Analisa  Varian (ANA VA),   kemudian  dilanjutkan  dengan  Uji  Beda  Nyata  Terkecil  (BNT).   Hasil penelitian	menunjukkan   bahwa   perlakuan   konsentrasi   ekstrak   rimpang   kunyit berpengaruh	  nyata terhadap pertumbuhan S. agalactiae. Konsentrasi ekstrak rimpang kunyit  100%, 50% dan 25% masing-masing membentuk zona hambat dengan rata-rata diameter 39,8 mm, 35,4 rom dan 27,2 mm. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak rimpang kunyit  yang diberikan maka diameter zona hambat pertumbuhan S. agalactiae   semakin besar.  Konsentrasi  ekstrak  rimpang  kunyit   100%120ul, 50%120 ul,   dan  25%/20uI masing-masing	memiliki  kemampuan  hambat  setara  dengan  11,94Jlg, 1O,62~g dan 8,16ug penisilin.&#13;
&#13;
Kata kunci : rimpang kunyit (Curcuma  domestica   Val.), Streptococcus  agalactiae,  zona ham bat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101165</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 09:54:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 09:54:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>