<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101143">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOLOGI USUS BESAR (COLON) AKIBAT PENAMBAHAN AMPAS KELAPA (COCOS NUCIFERA, L.) FERMENTASI PADA AYAM BROILER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYU FRAMESWARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayam salah satu sumber protein yang mudah didapat. Pakan alternatif seperti ampas kelapa fermentasi digunakan untuk mengurangi biaya pakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tinggi vili pada tunika mukosa dan jumlah kelenjar liberkuhn pada ayam broiler yang telah diberikan pakan tambahan ampas kelapa fermentasi. Penelitian ini menggunakan 36 ekor ayam broiler. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 6 pengulangan. Perlakuan terdiri atas PO: 100% pakan komersial tanpa substitusi tepung ampas kelapa, P1: 90% pakan komersil ditambah 10% ampas kelapa fermentasi, P2: 80% pakan komersil ditambah 20% ampas kelapa fermentasi, P3: 70% pakan komersial ditambah 30% ampas kelapa fermentasi, P4: 60% pakan komersial  ditambah 40 % ampas kelapa fermentasi, P5: 50% pakan komersial ditambah 50% ampas kelapa. Perlakuan dilakukan pada ayam usia 15 sampai 35 hari. Ayam dipanen dan disembelih. Kolon dipotong dengan ukuran 1x 1x 1 cm, dimasukan ke dalam NBF 10%. Dilakukan rangkaian pembuatan preparat histologi dan pewarnaan dengan hematoxilin eosin. Parameter yang diamati adalah jumlah kelenjar liberkuhn dan tinggi vili. Data dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa ampas kelapa fermentasi pada setiap perlakuan dengan  10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% tidak memiliki perbedaan yang nyata (P˃ 0.05) terhadap tinggi vili dan jumlah kelenjar liberkuhn ayam broiler. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ampas kelapa fermentasi pada pakan tidak mempengaruhi tinggi vili dan kelenjar liberkuhn.&#13;
	&#13;
Kata kunci:	Usus besar, Kelenjar Liberkuhn, Cocos nucifera, L, Ayam broiler, Fermentasi.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 19:22:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 08:27:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>