<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101096">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN LONCATAN HIDROLIK PADA KOLAM OLAK MODEL FISIK BENDUNGAN KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muslem</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Kolam olak merupakan bangunan pelengkap yang berfungsi untuk mereduksi kecepatan aliran yang tinggi dari fenomena perubahan aliran superkritis menjadi aliran subkritis yang disebut loncatan hidrolik. Loncatan hidrolik dapat membahayakan geometri sungai di hilir kolam olak berupa dinding tebing dan saluran sungai apabila tidak direncanakan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi perilaku loncatan hidrolik yang terjadi pada kolam olak berupa tinggi loncatan, panjang loncatan dan efisiensi disipasi energi untuk memperoleh desain yang optimal. Metode penelitian yang dilakukan berupa studi model fisik dengan skala tak distorsi 1:30. Kolam olak yang digunakan pada perencanaan ini yaitu tipe kolam olak USBR IV. Debit yang dialiri pada model fisik bendungan Krueng Sabee dengan periode ulang Q2, Q5, Q10, Q25, Q50, Q100, dan Q1000 tahun. Pengujian dilakukan pada 2 tipe model, yaitu tipe seri model Detail Engineering Design (DED) dan seri model modifikasi. Pada seri model modifikasi dilakukan penambahan adversed slope setinggi 3 m dengan kemiringan 1:2, elevasi kolam olak direndahkan sedalam 3 m, dan penambahan panjang kolam olak sebesar 4,8 m. Hasil observasi menunjukkan bahwa loncatan hidrolik relatif ((y1-y2)/ y1) tertinggi yang terjadi pada seri model modifikasi adalah 19,40 (hampir 3 kali lebih tinggi) dari pada ((y1-y2)/ y1) tertinggi seri model DED yaitu 6,54. Pada seri modifikasi, semakin jauh Lj/y1 yang terjadi maka semakin besar ∆E/y1 yang dihasilkan. Sebaliknya terjadi penurunan besar disipasi energi relatif (∆E/y1) pada peningkatan panjang loncatan hidrolik relatif (Lj/y1) pada seri model DED. Selanjutnya efisiensi disipasi energi (ℇt) pada seri modifikasi lebih tinggi 7-110 kali dari seri model DED. Penggambaran hubungan parameter karakteristik loncatan hidrolik terhadap Fr1 di atas menunjukkan seri model modifikasi lebih optimal dibandingkan seri model DED.&#13;
Kata Kunci: Model Fisik, Kolam olak, Loncatan Hidrolik, Efisiensi Disipasi Energi, Seri Model Detail Engineering Design (DED), Seri Model Modifikasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101096</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 14:50:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 16:16:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>