<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101060">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN  LAPISAN  AQUIFER MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS PADA DAERAH PERKEBUNANRNDI LEMBAH  BUJANG,  MALAYSIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Samsul Fala Alaidin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan   penelitian   mengenai   pendugaan   lapisan  aquifer   menggunakan metode  resistivitas  pada daerah  perkebunan  di Lembah  Bujang,  Malaysia.  Tujuan penelitian   ini  adalah  menentukan   nilai  resistivitas   semu  bawah  permukaan   dan pemodelan   2-D  dari  data  hasil  pengukuran,   serta  melakukan   interpretasi   data geolistrik  tahanan  jenis  2-D dalam  bentuk  struktur  batuan  bawah  permukaan  dan menentukan    lapisan   aquifer.   Metode   yang  dipakai   adalah   metode   resistivitas konfigurasi     Wenner-Schlumberger      dan    Pole-Dipole     sedangkan     alat    yang digunakan     adalah     terameter     ABEM     SAS4000.     Proses    pengolahan     data menggunakan   software  Res2Dinv sehingga  diperoleh  gambaran  hasil  penampang resistivitas   2-D  bawah  permukaan. Hasil  penelitian   menunjukkan   bahwa  semua lintasan  pengukuran  memiliki  nilai resistivitas  yang bervariasi,  mulai dari  rendah (1-200  Om)  dan  sedang  (200-5000   Om).  Dari  tujuh  lintasan  pengukuran,   salah satu  lintasan  pengukuran   memiliki  nilai  resistivitas  rendah.  Hal ini menunjukkan sifat batuan yang sangat  konduktifkarena    lintasan  ini berada sangat  dekat  dengan genangan   air  (rawa).   Hasil   interpretasi   data  diperoleh   bahwa   nilai  resistivitas rendah  pada semua  lintasan,  inj diduga  sebagai  lapisan aquifer  yang terdapat  pada kedalaman  7,45  m sampai  dengan  43 m dengan  ketebalan  yang  bervariasi  antara 19 m sampai  dengan 67.5 m.&#13;
&#13;
Kata   kunci   :   metode resistivitas, metode  Wenner-Schlumberger, metode   Pole-Dipole,&#13;
                           method aquifer.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>101060</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 12:10:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 12:10:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>