STUDI BAJI GARAM KE DAERAH ALLRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH BERDASARKANRNBIOINDLKATOR PESISIR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI BAJI GARAM KE DAERAH ALLRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH BERDASARKANRNBIOINDLKATOR PESISIR


Pengarang

Bayu Marentika - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0308105010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian studi baji garam ke daerah aliran sungai (DAS) Krueng Aceh berdasarkan bioindikator pesisir pada awal Juni hingga akhir Agustus 2010. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan informasi tentang seberapa jauh baji garam terjadi di sepanjang DAS Krueng Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif dan wawancara. Pengambilan data dilakukan pada saat pasang dan surut untuk melihat sejauh mana keberadaan baji garam di DAS Krueng Aceh menggunakan bantuan boat thep-thep dengan jarak. masing-rnasing stasiun adalah 500 meter. Pengambilan sampel air dilakukan selama tiga hari yaitu, tanggal 1, 2 dan 4 Agustus 20] 0 menggunakan alat botol nansen dan salinitas diukur menggunakan
salinometer dengan tiga kali pengulangan di setiap stasiunnya. Survei deskriptif diiakukan terhadap bioindikator pesisir khusus tumbuhan di sepanjang DAS Krueng Aceh. Data nekton didapatkan dengan melakukan interview. Hasil peoelitian r,nenunjukkan keberadaan baji garam di perairan Krueng Aceh sangat ditentukan oleh pasang dan surut. Pad a saat pasang, baji garam dapat rnencapai hulu sungai lebih jauh
dibandingkan pada saat surut. Pada saat pasang tanggal 1 Agustus 2010, keberadaan baji garam dapat rnencapai stasiun XI dengan salinitas 9,5 ppt sedangkan pada saat surut di stasiun yang sarna salinitas 1,5 ppt. Sedangkan pada tanggal 2 di stasiun XI 9,2 ppt pada saat surut dan 2 ppt pada saat pasang. Pada tanggal 4 Agustus 2010 dengan kondisi surut di stasiun XI didapatkan salin itas sebesar 1 ppt dan 10 ppt untuk kondisi pasaug.

Kata Kunci : Baji garam, pasang surut, salinitas, bioindikator.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK