<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100971">
 <titleInfo>
  <title>THE MEANING OF ACEHNESE SYAIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAUDATURRAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Syair Aceh “Peusunat” adalah salah satu syair Aceh yang termasuk ke dalam seni verbal lokal di Aceh. Studi temuan mengenai penelitian Semantik dalam literatur lokal Aceh masih sangat sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat makna Syair Aceh berdasarkan perspektif Semantik dan melihat bagaimana kebudayaan masyarakat Aceh (kepercayaan dan kegiatan sosial) melalui Syair Aceh “Peusunat”. Analisis dilakukan dengan penerapan teori Leech (1981) tentang makna yang membagi makna menjadi tujuh jenis makna: makna konseptual, makna konotatif, makna sosial, makna afektif, makna reflektif, makna kolosif, makna kolosif, dan makna tematik; dan mewawancarai syeh yang menyanyikan syair. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif untuk mengetahui temuan penelitian ini. Setelah menganalisis data, ditemukan bahwa makna konotatif memiliki persentase terbanyak dengan 35% data dan makna kolosatif memiliki tampilan minimal dengan 2% data. Syair mewakili kepercayaan orang Aceh tentang berbuat baik kepada orang tua, merawat dan memperlakukan orang tua dengan baik; dan menunjukkan adanya budaya sosial pada masyarakat dalam merayakan peristiwa peusunat di masyarakat Aceh. Hasil dari penelitian ini seluruhnya dipengaruhi oleh budaya Aceh dan Islam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100971</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 15:41:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-22 10:39:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>