PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI(SUATU PENELITIAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KUTACANE, ACEH TENGGARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI(SUATU PENELITIAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KUTACANE, ACEH TENGGARA)


Pengarang

Cut Raysha Seketi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010101010029

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.235 5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat tidak yang hanya bebas dari penyakit
atau kecacatan, melainkan sehat secara fisik, mental, dan sosial yang berkaitan
dengan organ, fungsi, dan proses reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
Permasalahan yang sering dihadapi oleh remaja adalah kurangnya informasi atau
ketidaktahuan mereka tentang reproduksi serta perubahan lingkungan sosial pada
masa remaja. Menurut teori adopsi Rogers perubahan perilaku dimulai saat
seseorang menerima ide baru atau pengetahuan, mempertimbangkan. sampai
mereka dapat mengambil keputusan untuk menolak atau menerima ide tersebut.
Dengan demikian diasumsikan bahwa pengetahuan tentang kesehatan reproduksi
ada kaitannya dengan sikap dan perilaku seksual remaja. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan sikap remaja tentang
kesehatan reproduksi siswa Sekolah Menengah Atas di kabupaten Aceh
Tenggara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random
sampling sehingga diperoleh sebanyak 170 siswa. Pengumpulan data dilakukan
dengan kuesioner dan analisis data mengunakan statistik deskriptif. Dari hasil
analisis didapatkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan cukup baik
tentang kesehatan reproduksi sebesar 68,23% sedangkan pengetahuan kurang
sebanyak 31,77%. Kategori cukup baik yang dimaksud adalah apabila
pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi baik maka sikap mereka
diharapkan positif serta perilaku seksual yang sehat. Pengetahuan responden
tentang kesehatan reproduksi mereka dapatkan dari berbagai sumber terutama
orang tua, sekolah, teman sebaya, media elektronik ataupun media cetak. Sikap
siswa terhadap kesehatan reproduksi ialah bahwa sebagian besar dalam kategori
positif yang berarti bahwa mereka mengganggap kesehatan reproduksi
merupakan hal yang perlu dan penting dipelajari.
Kata kunci: remaja, pengetahuan, sikap, kesehatan reproduksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK