Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERILAKU SEHAT PEMULUNG (SUATU PENELITIAN DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH TERJUN KOTA MEDAN)
Pengarang
Fitri Nazliyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1010101010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
306.461
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Fenomena munculnya pekerjaan memungut sampah dijadikan profesi dalam
bekerja, merupakan implikasi dari masyarakat yang sangat kompleks, konsumtif
dan kompetitif di kota, terutama dalam hal mencari pekerjaan. Pemulung bekerja
di lingkungan tempat sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap dari proses
pembusukan sampah dan mencemari udara. Oleh karenanya struktur pekerjaan
sebagai pemulung bertentangan dengan kesehatannya. Akan tetapi, berdasarkan
hasil observasi awal tidak terdapat masalah yang serius terhadap kesehatan
pemulung, sekalipun pemulung bekerja di lingkungan yang tidak bersih.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku sehat pemulung berdasarkan
sistem kepribadian, sistem tindakan, sistem sosial dan sistem budaya yang
dianalisis melalui teori peranan sehat-sakit Talcott Parsons. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif bersifat deskriptif. Sampel penelitian ini terdiri
dari 100 orang pemulung yang dipilih menggunakan teknik random sampling.
Data dikumpulkan dengan mengisikan angket dan observasi lapangan.
Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif dengan menampilkan tabel frekuensi.
Berdasarkan hasil penelitian mendekripsikan, bahwa perilaku sehat dalam
penelitian ini dijelaskan melalui sistem tindakan, sosial, budaya dan kepribadian
yaitu sebesar 84,0% perilaku sehat terbentuk dari sistem tindakan, sistem
keperibadian sebesar 73,0%, sistem budaya 65,0% dan sistem sosial 37,0%.
Perilaku sehat pemulung dimaknai sebagai perilaku yang terbentuk dalam
tindakannya. Perilaku sehat terbentuk dari hasil kalkulasi adanya tujuan yang
menjadi prioritasnya dan memutuskan tindakannya berdasarkan keinginannya.
Dari fenomena terbentukanya perilaku sehat, pemulung sebagai aktor yang
melakukan tindakan, lebih mengetahui yang terbaik untuk dirinya berdasarkan
struktur pekerjaannya di lingkungan tempat sampah.
Kata Kunci :Perilaku Sehat, Pemulung
Tidak Tersedia Deskripsi
PENDAPATAN PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) DI GAMPONG JAWA BANDA ACEH (Vera Mita, 2016)
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA KELOMPOK PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) GAMPONG JAWA KOTA BANDA ACEH 2011 (Nina Fitri Astuti, 2022)
DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN DARI AKTIVITAS PEMULUNG DI GAMPONG JAWA, KOTA BANDA ACEH (Muhammad fachrul razi, 2025)
ETOS KERJA KOMUNITAS PEMULUNG DALAM MEMPERTAHANKAN HIDUP DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIRRN(STUDI KASUS DI GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTARAJA KOTA BANDA ACEH) (Desfa Nadella, 2024)
PELAKSANAAN PENANGANAN SAMPAH MELALUI PEMILAHAN OLEH PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DI KECAMATAN SYIAH KUALA DALAM UPAYA MENGATASI PENCEMARAN LINGKUNGAN (Muhammad Rafiky, 2026)