STRATEGI BERTAHAN HIDUP PEDAGANG ASONGAN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI BERTAHAN HIDUP PEDAGANG ASONGAN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Lisa Desi Astuti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010101010080

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

301

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pedagang asongan adalah pedagang yang menawarkan barang dagangannya
dengan cara menempatkannya di kotak kecil yang mudah dibawa dan dipindahpindahkan.
Pedagang asongan muncul disebabkan adanya krisis ekonomi yang
berdampak terhadap sulitnya mencari nafkah, tingkat kemiskinan semakin
meningkat, lapangan pekerjaan yang sedikit. Adanya pedagang asongan di Kota
Banda Aceh merupakan perwujudan dari adanya permasalahan ekonomi tersebut,
agar masayarakat mampu memenuhi kebutuhan hidup maka ia memilih menjadi
pedagang asongan. Selain itu, rendahnya tingkat pendidikan merupakan faktor
utama yang mendukung adanya pedagang asongan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana kondisi ekonomi, kondisi sosial, dan strategi bertahan
hidup yang digunakan oleh pedagang asongan. Teori yang digunakan adalah teori
tindakan sosial dari Max Weber, yang menjelaskan bahwa tindakan sosial adalah
tindakan individu sepanjang tindakan tersebut mempunyai makna bagi dirinya dan
diarahkan terhadap orang lain. Metode penelitian menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif dan menggunakan wawancara sebagai tekhnik pengumpulan
data. Adanya keterbatasan dalam aspek ekonomi dan pendidikan adalah faktor
utama lahirnya pedagang asongan. Dalam meningkatkan pendapatan pedagang
asongan memproduksi sendiri barang dagangan, memilih lokasi yang ramai.
Strategi yang digunakan untuk bertahan hidup adalah memanfaatkan segala
potensi keluarga, mencari pinjaman pada anggota keluarga ataupun tetangga,
meminimalkan pengeluran, menggunakan tabungan jika ada keperluan yang
mendesak, dan memproduksi sendiri barang yang akan di pasarkan
Kata kunci: pedagang asongan, strategi bertahan hidup

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK