<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100938">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK INFRASTRUKTUR DRAINASE DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Tiara Agus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Drainase termasuk kedalam bagian penting dari perencanaan wilayah terutama perencanaan infrastruktur karena berkaitan dengan limpasan air permukaan. Selama masa pelaksanaan proyek drainase tidak terlepas dari adanya risiko yang mempengaruhi waktu, biaya, dan kualitas. Apabila kemunculan risiko tidak ditangani dengan benar maka akan menghambat proses pelaksanaan. Oleh karena itu, pengelolaan risiko sangat diperlukan untuk mengidentifikasi jenis, besar, dan sumber yang menyebabkan risiko. Sebab di masa pandemi ini, risiko proyek terus meningkat, sehingga proses pekerjaan tidak dapat beroperasi secara normal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor risiko yang terjadi pada pelaksanaan proyek drainase, mengetahui potensi kemunculan risiko serta seberapa besar dampak risiko yang terjadi terhadap waktu, biaya dan kualitas. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Berdasarkan data yang didapatkan dari LPSE diperoleh sampel sebanyak 52 pekerjaan proyek drainase pada tahun 2021.  Uji data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, serta identifikasi risiko dilakukan dengan analisis Frequency Index (FI), dan Severity Index (SI). Dari hasil penelitian ditemui 79 variabel risiko dari 14 faktor yang berdampak pada pelaksanaan proyek drainase di Provinsi Aceh pada tahun 2021. Faktor risiko yang paling sering ditemui adalah risiko bencana yaitu keadaan cuaca tidak menentu (M1). Faktor risiko yang paling berdampak terhadap waktu dan kualitas juga ditemui pada risiko bencana yaitu keadaan cuaca tidak menentu (M1), sedangkan risiko yang paling berdampak terhadap biaya ditemui pada risiko finansial yaitu ketidaktepatan estimasi biaya (C2). &#13;
&#13;
Kata kunci: Risiko, Pelaksanaan, Drainase, Aceh, Frekuensi, Dampak&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100938</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 13:01:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 16:08:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>