<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100932">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS LAJU EROSI LAHAN DAN TINGKAT BAHAYA EROSI PADA DAS KRUENG MANE MENGGUNAKAN METODE USLE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANNISA DINI SAFIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>DAS Krueng Mane merupakan suatu DAS seluas 415,98 km2. Krueng Mane direncanakan sebagai lokasi intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Lhokseumawe tepatnya di Kecamatan Sawang pada koordinat 5°11'26.8&quot; LU – 96°54'51.8&quot; BT. Di beberapa tempat pada DAS Krueng Mane penggunaan lahan telah berubah dari yang semula hutan, menjadi sawah, perkebunan sawit, dan perumahan penduduk. Perubahan tata guna lahan yang didukung oleh curah hujan yang tinggi berpotensi meningkatkan pengikisan tanah atau laju erosi, serta dapat mengakibatkan pendangkalan sungai yang disebabkan oleh sedimentasi. Sedimentasi dapat mengendap dan menyebabkan gangguan pada pengoperasian pintu intake SPAM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai laju erosi lahan, sedimentasi, dan sebaran Tingkat Bahaya Erosi (TBE) DAS Krueng Mane. Perhitungan erosi dilakukan menggunakan Metode Universal Soil Loss Equation (USLE) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan besar sedimen dihitung berdasarkan nilai Sediment Delivery Ratio (SDR). Dari hasil perhitungan diperoleh laju erosi lahan DAS Krueng Mane sebesar 17.614,82 ton/ha/tahun dan sedimentasi sebesar 1.620,56 ton/ha/tahun atau 67.412.186,16 ton/tahun. Tingkat bahaya erosi DAS Krueng Mane didominasi oleh kelas sangat ringan sebesar 53,58% dengan luas 22.287,46 Ha, kemudian diikuti kelas ringan (16,94%), sedang (23,00%), berat (5,40%), dan sangat berat (1,08%). Persentase TBE sangat ringan terbesar terjadi pada tutupan lahan dengan kerapatan tajuk yang baik, tanah dengan erodibilitas rendah, serta kemiringan lereng yang landai. Sedangkan TBE sangat berat terjadi pada lahan dengan kecuraman tinggi dan lahan terbuka akibat dari tidak adanya vegetasi penutup lahan yang dapat menghambat limpasan dan pengangkutan partikel tanah&#13;
Kata Kunci: DAS Krueng Mane, erosi, sedimentasi, Tingkat Bahaya Erosi, USLE, SIG&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EROSION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100932</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 12:50:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 12:32:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>