PENGARUH POLITIK UANG TERHADAP PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PILKADA KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2017 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH POLITIK UANG TERHADAP PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PILKADA KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2017


Pengarang

IRA FAZIRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Effendi Hasan - 197510012009121005 - Dosen Pembimbing I
Ardiansyah - 199013012016041101 - Dosen Pembimbing II
Iqbal Ahmady - 199104292019031015 - Penguji
Muliawati - 199205242017012101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810103010070

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

364.132 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bireuen Tahun 2017 terjadi pelanggaran-pelanggaran yang diakibatkan karena adanya politik uang. Hal ini diperkuat dengan adanya 22 kasus yang tercatat di Panwaslih Kabupaten Bireuen. Dalam hal ini ada beberapa laporan yang tidak ditindak lanjuti karena kurangnya syarat formil dan material. Berdasarkan dari laporan KIP Kabupaten Bireuen menyatakan bahwa politik uang ini memiliki korelasi dengan meningkatnya partisipasi masyarakat hal ini dilihat dengan adanya peningkatan pada Pilkada 2017 Kabupaten Bireuen dengan Pilkada 2012 Kabupaten Bireuen sebanyak 30% pemilih dalam pilkada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh politik uang terhadap partisipasi masyarakat serta untuk mengetahui bagaimana korelasi politik uang terhadap peningkatan partisipasi masyarakat pada Pilkada Kabupaten Bireuen Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan teori Politik Uang dan Partisipasi Politik, penelitian ini menggunakan metode mix methods dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Pilkada Kabupaten Bireuen Tahun 2017 telah terjadi praktik politik uang, dimana dalam hal ini masyarakat menjual suara mereka dalam masa pemilihan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil jawaban responden, dimana sebanyak 43% masyarakat memilih pasangan calon jika diberikan uang atau sembako. Selain itu, berdasarkan hasil jawaban responden sebanyak 53% masyarakat memilih pasangan calon sebagai bentuk rasa terima kasih. Oleh sebab itu, secara tidak langsung praktik politik uang mengakibatkannya adanya korelasi terhadap peningkatan partisipasi masyarakat. Dalam hal ini pemerintah diharapkan lebih fokus dalam mencegah praktik politik uang, dengan cara memberikan sosialisasi serta memberikan pemahaman pada masyarakat terhadap efek buruk yang terjadi akibat adanya politik uang ini kedepannya bagi suatu daerah.

Kata Kunci: Pilkada, Politik Uang, Partsipasi Masyarakat

During the 2017 local election of Bireuen Regency, there were violations caused by money politics. This case is reinforced by the 22 cases recorded in the Election Supervisory Committee ( Panwaslih) of Bireuen Regency. In this case, several reports were not followed up due to the lack of formal and material requirements. Based on the report of the Independet Election Commission ( KIP) of Bireuen Regency, money politics correlates with increasing public participation, which can be seen by the incrase in the 2017 local election compared to the 2012 local election, as many as 20% of voters. This study aims to setermine the influence of money politcs on public participation in the 2017 local election of Bireuen Regency. This study uses the theory of Money Politics and Political Participation. This research employs mixed methods, and data collection was conducted through questionnaires, interviews, and documentation. The results show that in the 2017 local election of Bireuen Regency, there has been a practice of money politics, where the community sells their votes during the election period. This shown from the respondents’ answers. Where as many as 43% of the people choose a candidate pair if given money or staple food. In addition, based on the respondents’ answers, 53% of the people chose a candidate pair as a from of gratitude. Therefore, the practice of money politics indirectly correlates to the increase in public participation. Thus, the government is expected to focus more on preventing the practice of money politics by providing socialization and understanding to the public about the bad effects of money politics on a region in the future. Keywords : Local Election, Money Politics, Community Participation

Citation



    SERVICES DESK