<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100901">
 <titleInfo>
  <title>THE IMPACT AND STRATEGIES ENGAGED BY EFL STUDENTS IN THE LEARNING PROCESS  THROUGH SOCIAL MEDIA DURINGRNTHE COVID-19 PANDEMIC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nawal Aufa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas kip (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: siswa EFL, dampak, pembelajaran online, media sosial, strategi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dampak dan strategi yang dilakukan oleh mahasiswa EFL dalam proses pembelajaran melalui media sosial selama pandemi Covid-19 di dua perguruan tinggi negeri di Banda Aceh, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode campuran pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah angket dan wawancara. Sejumlah 100 siswa menjawab angket tersebut, dan dari jumlah tersebut dipilih sepuluh siswa untuk diwawancarai. Analisis statistik dasar digunakan untuk menganalisis data hasil kuesioner, sedangkan data hasil wawancara dianalisis menggunakan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil kuisioner terungkap bahwa Zoom merupakan platform yang paling banyak digunakan selama pembelajaran online karena kemudahannya. Para siswa juga lebih banyak menghabiskan waktu online untuk belajar atau menyelesaikan tugas dibandingkan sebelum pandemi, dengan 4-6 jam sehari. Mereka juga percaya bahwa saat belajar online, kosa kata, pengucapan, dan keterampilan mendengarkan mereka meningkat. Meskipun pembelajaran melalui media sosial memberikan sejumlah manfaat bagi siswa, kendala juga muncul dalam penerapannya. Para mahasiswa mengajukan beberapa strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi kesulitan, mereka selalu memberi tahu dosen jika ada masalah teknis selama pertemuan online mereka, menjaga koneksi dengan teman sekelas, selalu memastikan kuota internet cukup sebelum kelas atau ujian dimulai, mengembangkan manajemen waktu dan disiplin yang baik, serta efektif menjadwalkan penggunaan gadget bersama (di rumah) secara proporsional.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100901</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 11:08:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 12:19:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>