<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100878">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN PARAMETER GENETIK CABAI KERITING (CAPSICUM ANNUUM L.) GENOTIPE IPB TAHAN BEGOMOVIRUS DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PRILLY BERLIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Begomovirus adalah virus pada tanaman cabai yang menimbulkan dampak kerugian yang besar. Pengendalian Begomovirus lebih efektif dilakukan dengan penggunaan varietas tahan. Varietas cabai yang tahan dihasilkan dengan mengevaluasi ketahanan tanaman cabai terhadap infeksi Begomovirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter pengamatan yang efektif untuk seleksi ketahanan tanaman cabai terhadap infeksi Begomovirus dan mengetahui genotipe tanaman cabai keriting yang tahan terhadap infeksi Begomovirus. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan 2 dan Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala mulai November 2020 sampai Juni 2021. Bahan tanam yang digunakan terdiri dari  F10 120005-120-7-1-7-8-1-21-2, F10 120005-241-2-9-4-4-1-1, F10 120005-141-16-35-1-4-3-7, F10 120005-141-16-35-1-3-2-5, F10 120005-141-16-35-7-1-3-2 dan varietas odeng. Penelitian ini dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan tiga ulangan dan dilanjutkan dengan uji BNT jika uji F berpengaruh nyata. Data yang dianalisis pada penelitian ini yaitu ragam genetik dan nilai heritabilitas. Peubah intensitas penyakit adalah peubah paling efektif untuk seleksi ketahanan cabai terhadap infeksi Begomovirus berdasarkan nilai heritabilitas arti luas. Genotipe yang paling tahan diantara tanaman uji adalah genotipe F10 120005-120-7-1-7-8-1-21-2 dan F10 120005-141-16-35-1-4-3-7 dengan intensitas penyakit berturut-turut sebesar 15.88% dan 13.79%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100878</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 07:06:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 11:47:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>