<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100844">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MISKOSNEPSI SISWA PADA MATERI LOGARITMA DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Raflah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Miskonsepsi merupakan suatu permasalahan yang harus ditangani dengan menggunakan tes diagnostik Three Tier Test. Three Tier Test merupakan tes pilihan ganda yang terdiri dari tiga tingkatan dimana tingkatan pertama berisi tentang pengetahuan siswa, tingkatan kedua berisi pilihan alasan sedangkan tingkatan ketiga berisi tingkat keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada materi logaritma menggunakan tes diagnostik Three Tier Test. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas X SMA Negeri 5 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik Three Tier Test dan pedoman wawancara. Data yang telah dikumpulkan akan dilakukan triangulasi sumber data.  Data hasil Three Tier Test akan dikelompokkan sesuai dengan kriteria pemahaman yang ditetapkan dan disajikan dalam bentuk persen dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50% siswa mengalami miskonsepsi, 30% tidak Paham konsep dan 20% yang Paham konsep. Miskonsepsi terjadi pada setiap indikator materi logaritma. Adapun penyebab terjadinya miskonsepsi dikarenakan siswa sendiri dan konteks yaitu kurangnya informasi yang diperoleh, kurangnya konsep dasar sebelum mempelajari logaritma seperti aljabar dan perpangkatan. Serta kurangnya minat belajar sehingga mempengaruhi terjadinya miskonsepsi.&#13;
Kata Kunci: Miskonsepsi, Three Tier Test, Logaritma, Tes Diagnostik&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100844</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 16:28:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 09:53:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>