<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100823">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN TENSILE STRENGTH KAWAT ORTODONTI STAINLESS STEEL KAITAN PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SETELAH DIADAPTASIKAN DENGAN EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (ZIZIPHUS MAURITIANA LAM.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>POCUT DARA MEUTUAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perawatan ortodontik merupakan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki posisi gigi yang salah sehingga dapat mencapai hubungan oklusi yang baik, estetika wajah, serta stabilitas dalam perawatan. Kawat stainless steel merupakan kawat ortodonti yang paling umum digunakan. Kawat stainless steel mengandung 17-22% kromium,8-12% nikel, dan unsur lain seperti tembaga, besi, mangan, dan titanium. Kawat ortodonti yang dipasang di dalam rongga mulut tidak terlepas dari kontak langsung dengan flora normal yang ada didalam rongga mulut, salah satunya Candida albicans . Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lam.) terhadap tensile strength kawat ortodonti stainless steel dan juga jumlah pertumbuhan Candida albicans. Sebanyak 21 spesimen kawat ortodonti stainless steel (15cm) dibagi menjadi 8 kelompok berdasarkan perlakuan perendaman dengan ekstrak daun bidara 50%,25%,12,5%,6,25%,3,123%,Nistatin,Akuades,serta tanpa perlakuan. Spesimen dilakukan uji tensile strength dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasilnya menunjukkan ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lam.) memiliki pengaruh terhadap kekuatan tensile strength ortodonti stainless steel dan pertumbuhan Candida. Nilai tensile strength kawat ortodonti stainless steel pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dan pertumbuhan Candida lebih rendah pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol. Berdasarkan konsentrasi, tensile strength kawat ortodonti stainless steel dengan perendaman ekstrak konsentrasi 6,25% memiliki nilai yang tinggi. Sedangkan pertumbuhan Candida terendah pada konsentrasi 3,125% dengan OD 0,006 (</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100823</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 13:07:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 16:33:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>