<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100797">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BAYFOLAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ELAOA (LACTUCA  SATIVA  L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian      tentang      pengaruh      pemberian      pupuk      bayfolan      terhadap pertumbuhan    tanaman   selada   (Lactuca  sativa  L.)  dilaksanakan    di   Desa   Ranto Panjang   Kecamatan    Peureulak   Kabupaten   Aceh   Timur   pada   tanggal    1  Oktober sampai  dengan   15 November   2006.  Tujuan   penelitian   ini adalah  untuk  mengetahui konsentrasi   pemberian   pupuk  bayfolan  yang  optimum   untuk  pertumbuhan   tanaman selada.   Penelitian   ini  menggunakan    Rancangan    Acak   Lengkap   (RAL)   dengan   6 perlakuan  dan  4 ulangan.  Parameter  yang  diamati  adalah  tinggi  tanaman,  luas daun tanaman  selada  pada  umur   t 8,  27,  36 dan  45  hari  setelah   tanam,  dan berat  basah tanaman   selada   pada   umur   45   hari   setelah   tanam.   Data   yang   telah   terkumpul dianalisis   dengan   menggunakan    analisis   varian   (ANAYA),   dan  jika   berpengaruh nyata  dilanjutkan   dengan  uji  lanjut  sesuai  dengan  nilai  koefisien   keragaman   (KK). Hasil  uji  Anava   terhadap   semua   parameter   penelitian   menunjukkan    berpengaruh nyata secara  signifikan  karena  F hitung  berturut-turut   (4,71;  4,84;  9,30; 46,02;  58,34; 21,90;  26;45  dan 42,98)  &gt; F tabel  (2,77)  pada  taraf  a = 0,05,  tetapi  hasil  uji Anava luas daun  umur  t 8 hari setelah  tanam  tidak  berbeda  nyata  karena  F hitung  (0,49)  &lt; F tabel  (2,77).  Berdasarkan   hasil  penelitian  dapat  disimpulkan   bahwa  pupuk  bayfolan yang  tepat  memberikan   pengaruh  yang optimum  terhadap  tinggi  tanaman,  luas daun, dan berat basah tanaman  selada.  Konsentrasi  pupuk bayfolan  optimum  yang memperlihatkan   pertumbuhan   tanaman selada  yang  baik adalah 3 ml dalam  1 liter air (P3).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 12:08:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 12:08:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>