<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100752">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PEMBERIAN KETAMIN DAN FENTANYL TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA TRAUMA EKSTREMITAS BAWAH MENCIT RNSEBAGAI HEWAN COBA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Huzaival</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
PERBANDINGAN PEMBERIAN KETAMIN DAN FENTANYL TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA TRAUMA EKSTREMITAS BAWAH MENCIT SEBAGAI HEWAN COBA&#13;
&#13;
HUZAIVAL/ 1807701080002&#13;
&#13;
Operasi pasti sangat erat hubungannya dengan penggunaan anastesi. Operasi dan anastesi ini dapat menyebabkan timbulnya respon stres, dengan akibat dapat terjadinya kenaikan kadar gula darah. Oleh karena itu anestesi ketamine dan fentanil dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada saat operasi sectio caesaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar gula darah yang diberikan ketamin dengan yang diberikan fentanyl pada trauma ekstremitas bawah pada mencit sebagai hewan coba. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental pre-post control group disain menggunakan rancangan acak kelompok (RAL) dengan 2 kelompok perlakuan pemberian ketamine dan fentanyl. Sampel pada penelitian ini adalah 32 ekor mencit berjenis kelamin jantan umur 2-3 bulan dengan berat badan 20-25 gr yang mengalami trauma fraktur femur. Pengambilan darah dan pengukuran kadar glukosa darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan anestesi ketamin dan fentanyl selang waktu 15 menit.Data kadar glukosa darah yang diperoleh dianalisis statistik dengan uji-t tidak berpasangan dengan signifikansi p 0,05. Artinya tidak ada pengaruh anastesi pada kadar gula darah sesudah trauma fraktur femur secara statistik signifikan. Tidak terdapat perbedaan yang siginifkan antara pemberian anestesi ketamine dan fentanil terhadap kadar gula darah mencit yang mengalami trauma fraktur femur. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Ketamin, Fentanil, Trauma, Fraktur femur, Kadar Gula Darah.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100752</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-19 12:40:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-20 09:26:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>