HUBUNGAN SELF AWARENESS DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN SELF AWARENESS DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

AYUDIA AULIA DEWI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Andara Maurissa - 198302212009011101 - Dosen Pembimbing I
Yullyzar - 198307092010012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1812101010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Self awareness merupakan faktor pendukung terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri untuk mengurangi tingkat kecelakaan kerja di rumah sakit. Pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit salah satunya adalah dengan menerapkan prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self awareness dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan alat pelindung diri di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD Meuraxa Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 114 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner self awareness dan kuesioner kepatuhan penggunaan APD. Data penelitian dianalisis menggunakan analisa bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan self awareness (p-value < 0.001), terhadap kepatuhan penggunaan APD: penggunaan handscoon (p-value < 0.001), penggunaan mask (p-value < 0.001), dan penggunaan gown (p-value < 0.001). Oleh karena itu diperlukan perhatian lebih lanjut bagi manajemen rumah sakit untuk dapat meningkatkan pengawasan dan evaluasi terhadap perawat serta menyediakan pelatihan-pelatihan terkait penerapan penggunaan APD. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap pelayanan dan mutu rumah sakit.

ABSTRACT Self awareness is a supporting factor for compliance with the use of personal protective equipment to reduce the rate of work accidents in hospitals. Prevention can be done by improving health services in hospitals, one of which is by implementing procedures for using personal protective equipment (PPE). The purpose of this study was to determine the relationship between self-awareness and nurse compliance in the use of personal protective equipment at the Meuraxa Hospital, Banda Aceh City. The research method uses descriptive correlation with a cross-sectional design. The population in this study were nurses in the inpatient room of RSUD Meuraxa Banda Aceh using purposive sampling technique, totaling 114 people. Data collection techniques used self awareness questionnaires and PPE compliance questionnaires. Research data were analyzed using bivariate analysis with Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between self awareness (p-value < 0.001) and compliance with PPE use: handscoon (p-value < 0.001), mask (p-value < 0.001) and gown (p-value < 0.001). Therefore, further attention is needed for hospital management to be able to improve supervision and evaluation of nurses and provide training related to the application of PPE use. This is expected to have a positive impact on the service and quality of the hospital.

Citation



    SERVICES DESK