PERILAKU MENGEMIS DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU MENGEMIS DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Mentari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010101020015

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

361.1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Masalah sosial yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat dapat berupa masalah
yang terjadi pada level masyarakat atau sistem, dan juga masalah pada level
individu. Masalah sosial pada level individu merupakan masalah sosial yang
berkaitan dengan perilaku orang per orang sebagai anggota masyarakat.
Mengemis merupakan salah satu masalah sosial yang terjadi pada level individu.
Akan tetapi dalam pelaksanaannya bisa terjadi secara individu dan juga
kelompok. Pada saat ini, mengemis sudah menjadi sebuah fenomena khususnya di
Kota Banda Aceh. Menjadi seorang pengemis sudah menjadi pilihan profesi yang
sangat menggiurkan oleh para pengemis yang tersebar di Kota Banda Aceh.
Bagaimana tidak, bahwasanya hanya dengan menengadahkan tangan, dengan
berpenampilan yang lusuh, dan banyak yang berperilaku tidak seperti keadaan
yang sebenarnya menjadikan masyarakat merasa iba sehingga banyak masyarakat
yang memberikan sedekah kepada para pengemis. Beranjak dari permasalahan
inilah peneliti tertarik untuk meneliti tentang peri laku pengemis, juga perilaku
masyarakat terhadap pengemis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisa perilaku pengemis dalam mendapatkan sedekah dari masyarakat dan
juga untuk mengetahui dan menganalisa hubungan perilaku pengemis dengan
perilaku masyarakat yang tidak memedulikan himbauan dilarang memberi
sedekah kepada pengemis. Penelitian ini di lakukan pada 100 orang sampel dan
teknik pengambilan sampel dengan Random Sampling. Penelitian ini
menggunakan Analisis Deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran
yang jelas mengenai suatu objek penelitian. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metodologi penelitian survey.
Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, penyebaran kuesioner, dan
wawancara kepada Instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku
pengemis sangat beragam, ada yang benar-benar cacat, dan ada juga yang
berpura-pura cacat, membawa anak di bawah umur, dan banyak meminta bantuan
orang lain yang disebut sebagai “sopir” pengemis. Masyarakat yang suka
memberi juga penyebab bertambahnya jumlah pengemis. Pemerintahan Kota
Banda Aceh telah berupaya mengurangi jumlah pengemis, akan tetapi usaha yang
dilakukan belum berhasil secara maksimal. Dibutuhkan partisipasi dari semua
pihak untuk mengurangi jumlah pengemis di Kota Banda Aceh. Baik itu
masyarakat, pihak keamanan, dan instansi yang bertugas untuk menanggulangi
masalah pengemis.
Kata Kunci: Perilaku, pengemis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK