<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100694">
 <titleInfo>
  <title>DISFEMIA DALAM DIDONG JALU ARIITA MUDE DAN BIAK CACAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sediken Tara Munthe</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Magister Pendidikan Bahasa Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Munthe, Sediken Tara. 2021. Disfemia dalam Didong Jalu Arita Mude dan Biak Cacak. Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing (I) Prof. Dr. Azman Ismail, M.A., (II) Dr. Yusri Yusuf, M.Pd.&#13;
Kata Kunci: Disfemia, Didong Jalu&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe, fungsi, dan bentuk kebahasaan disfemia yang terdapat dalam didong jalu Arita Mude dan Biak Cacak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik simak, catat, dan wawancara. Data penelitian ini adalah ungkapan disfemia yang terdiri dari kata, frasa, dan klausa yang diambil dari video pementasan Didong Jalu  Arita Mude dengan Biak Cacak dan dijustifikasi oleh Jamhuri dan Mohd. Din. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 tipe disfemia dalam didong jalu Arita Mude dan Biak Cacak, yaitu; (1) istilah-istilah tabu yang digunakan untuk menyakiti, mengejek, memberi julukan, dan atau memaki, (2) perbandingan manusia dengan hewan yang dianggap memiliki perilaku yang negatif, (3) julukan atau sapaan disfemiatis yang diambil dari karakter fiksi, (4) makian dalam menggunakan istilah yang diperoleh dari abnormalitas mental, dan (5) istilah-istilah yang menunjukkan ejekan atau menggunakan nada hinaan pada karakter yang dituju. Selanjutnya, terdapat 5 fungsi disfemia yaitu; (1) untuk merendahkan atau penghinaan, (2) untuk menunjukkan rasa tidak suka, (3) untuk memperkuat atau mempertajam penghinaan, (4) untuk memberikan gambaran negatif tentang lawan politik, dan (5) untuk mengungkapkan kemarahan dan kejengkelan. Terakhir, terdapat 3 bentuk kebahasaan disfemia dalam Didong Jalu Arita Mude dan Biak Cacak di antaranya yaitu; (1) kata, terdiri dari kata adjektiva, kata nomina, dan kata verba, (2) frasa, terdiri dari frasa verba, frasa nomina, frasa numeralia, dan (3) klausa. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100694</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-17 15:04:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-17 15:12:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>