<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100690">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI ALAT TANGKAP DAN HASIL TANGKAPAN JARING INSANG TERUBUK DI SUNGAI BARUMUN PANAI HULU, LABUHANBATU, SUMATERA UATARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKI FADILLAH PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara memiliki beberapa anak sungai diantaranya yaitu sungai Barumun. Terdapat berbagai jenis keanekaragaman ikan yang hidup di perairan sungai Barumun, salah satunya yaitu ikan terubuk (Tenualosa ilisha) yang merupakan jenis ikan ekonomis penting. jenis alat tangkap yang dominan digunakan nelayan setempat yaitu jaring insang (Gillnet) yang diberi nama nelayan setempat jaring insang terubuk. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis hasil tangkapan jaring insang terubuk yang terdapat di sungai Barumun. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik survey dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil tangkapan 442 ekor selama 1 (satu) bulan sebanyak 31 trip penangkapan. Total hasil tangkapan terbanyak diperoleh pada trip ke-3 sebanyak 21 ekor, hasil tangkapan paling sedikit pada trip ke 9 dan 23 dengan hasil tangkapan masing-masing 9 ekor. Panjang ikan terubuk yang tertangkap berada pada kisaran 24,5 - 40 cm, dan frekuensi terbesar terdapat pada selang kelas 36,5 - 40 cm dengan jumlah 26 ekor. Frekuensi terkecil terdapat pada selang kelas 24,4 - 25 cm dengan jumlah hasil tangkapan 63 ekor.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - COMMERCIAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NETS (DEVICES) - FISHING</topic>
 </subject>
 <classification>639.202 84</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100690</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-17 14:00:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-07 10:56:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>