<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100683">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI DALAM MENGONTROL KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Qatrunnada</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>bersifat progresif yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kronis. Untuk mencegahnya penderita harus mampu mengontrol kadar gula darah. Dalam hal ini motivasi sangat dibutuhkan supaya penderita patuh menjalani pengobatannya. Selain itu, penderita juga membutuhkan dukungan keluarga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan motivasi penderita diabetes melitus tipe 2 dalam mengontrol kadar gula darah di wilayah kerja puskesmas Kuta alam. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Kuta alam yang berjumlah 198 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode proporsional sampling dengan jumlah 138 penderita DM tipe 2. Teknik pengumpulan data adalah wawancara terpimpin dengan alat kuesioner baku yaitu Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) dan Treatment Self-Regulation Questionnaire (TSRQ). Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat dengan hasil dari hubungan dukungan keluarga dengan motivasi didapatkan p-value sebesar 0,036. Dari hasil uji chi square didapatkan ada hubungan antara dukungan keluarga baik dari dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan pengahargaan dan dukungan instrumental. Disarankan kepada keluarga untuk lebih berperan aktif serta dapat memotivasi penderita saat menjalani pengontrolah gula darah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS-MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SUPPORT ( DOMESTIK RELATION )</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100683</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-17 12:33:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 12:08:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>