FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP COVID-19RN(STUDI KASUS KABUPATEN ACEH TAMIANG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP COVID-19RN(STUDI KASUS KABUPATEN ACEH TAMIANG)


Pengarang

ARIZA DAMARA RIZKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Novita Sari - 199111012019032028 - Dosen Pembimbing I
Khalisni - 199205302021021101 - Dosen Pembimbing II
Muliawati - 199205242017012101 - Penguji
Aminah - 199211142019032015 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810103010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Diberlakukannya era new normal di tengah pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus menata kehidupan dan memiliki perilaku yang baru yaitu sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Pada era new normal masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi dengan segala kegiatan yang harus mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker dan mencuci tangan. Namun dalam proses penerapan kebijakan tersebut, masih terdapat masyarakat yang enggan menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, padahal peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah mengurangi penyebaran virus Covid-19. Kepatuhan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan virus Covid-19. Mayoritas masyarakat yang enggan menjalankan protokol kesehatan disebabkan oleh rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Covid-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepercayaan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang terhadap virus Covid-19 dengan menggunakan teori tindakan beralasan dan teori perilaku rencanaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deksriptif dengan metode pengmpulan data melalui angket, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode pengeditan data, transformasi data serta tabulasi data dan diuji menggunakan uji validitas, uji reabilitas dan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (H0) dalam penelitian ini diterima atau dengan kata lain dugaan bahwa masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang memiliki kepercayaan yang rendah terhadap Virus Covid-19 benar adanya. Rendahnya kepercayaan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya virus Covid-19 dan banyaknya berita hoaks yang diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang untuk dapat meningkatkan minat literasi agar dapat memilah dan memilih berita yang dapat diterima agar bisa meningkatkan pemahaman mengenai bahaya Covid-19.

Kata Kunci: Covid-19, Kepercayaan Masyarakat, dan Perilaku Masyarakat.

The enactment of the new normal era in the midst of the Covid-19 pandemic makes people have to organize their lives and have new behaviors that are in accordance with applicable health protocols. In the new normal era, people are required to be able to adapt to all activities that must follow health protocols such as maintaining distance, avoiding crowds, wearing masks and washing hands. However, in the process of implementing the policy, there are still people who are reluctant to carry out health protocols in their daily lives, even though the role of the community is very much needed to help the government reduce the spread of the Covid-19 virus. Public compliance with health protocols is influenced by public trust in the existence of the Covid-19 virus. The majority of people who are reluctant to carry out health protocols are caused by the low level of public trust in Covid-19. Therefore, this study aims to determine how much confidence the people of Aceh Tamiang Regency have in the Covid-19 virus by using the theory of reasoned action and the theory of planned behavior. This research is a descriptive quantitative research with data collection methods through questionnaires, observation and documentation. The data processing in this study used data editing, data transformation and data tabulation methods and was tested using validity tests, reliability tests and Likert scales. The results of this study indicate that the hypothesis (H0) in this study is accepted or in other words the assumption that the people of Aceh Tamiang Regency have low trust in the Covid-19 Virus is true. The low trust of the people of Aceh Tamiang Regency is due to a lack of public understanding about the dangers of the Covid-19 virus and the large number of hoax news received. Based on the results of this study, it is hoped that the people of Aceh Tamiang Regency will be able to increase literacy interest so that they can sort and choose acceptable news in order to increase their understanding of the dangers of Covid-19. Keywords: Covid-19, Public Trust, and Community Behavior.

Citation



    SERVICES DESK