<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100634">
 <titleInfo>
  <title>STRES HIPERGLIKEMIA PASIEN SINDROM KORONER AKUT TANPA DIABETES MELITUS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tazkiya Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sindrom koroner akut (SKA) menyebabkan terjadinya stres hiperglikemia. Stres hiperglikemia adalah peningkatan akut kadar gula darah tanpa menilai status diabetes melitus pasien sebelumnya yang mempengaruhi kejadian kematian dan komplikasi dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik sampel dan kejadian stres hiperglikemia pada pasien sindrom koroner akut tanpa diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan desain retrospective study. Populasi dalam penelitian ini adalah rekam medik pasien SKA di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dari Juni hingga November 2021 yang masuk melalui ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode total sampling, Sampel untuk penelitian adalah 53 pasien yang masuk dalam kriteria inklusi. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan melihat hasil pengkajian gawat darurat pasien. Pasien sindrom koroner akut tanpa DM yang mengalami stres hiperglikemia berjumlah 27 pasien (50,9%) dan 26 pasien (49,1%) tidak mengalami stres hiperglikemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lebih dari setengah populasi pasien SKA tanpa DM mengalami stres hiperglikemia dan paling banyak terjadi pada STEMI. Direkomendasikan bagi perawat untuk mengkaji kadar gula darah pasien secara berkala agar bisa lebih mudah menilai perburukan prognosis dan kemungkinan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang dapat diprediksi lebih dini.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BLOOD SUGAR-HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARDIOVASCULAR DISEASES - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>612.12</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100634</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-16 16:59:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 12:35:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>