<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100626">
 <titleInfo>
  <title>DISFEMISME BAHASA KLUET DALAM TUTURAN MASYARAKAT RNDI KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FERA MAIROJA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Mairoja, Fera. 2022. “Disfemisme Bahasa Kluet dalam Tuturan Masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.&#13;
Pembimbing: &#13;
(1) Dr. Drs. Denni Iskandar, M.Pd., (2) Muhammad Iqbal, S.Pd.,S.H.,M.Hum.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Disfemisme, bahasa Kluet, masayarakat Kabupaten Aceh Selatan&#13;
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan bentuk ungkapan disfemisme bahasa Kluet, (2) mendeskripsikan konteks penggunaan disfemisme bahasa Kluet, dan (3) mendeskripsikan fungsi disfemisme bahasa Kluet dalam tuturan masyarakat Kabupaten Aceh Selatan. Manfaat penelitian ini secara teoretis diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan dan referensi kajian disfemisme dalam bahasa Kluet, secara praktis penelitian ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat ataupun pembaca mengenai disfemisme bahasa Kluet. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu empat orang informan yang diambil dari setiap  kecamatan dengan total informan sebanyak 16 orang, dan data dalam penelitian ini yaitu ungkapan disfemisme masyarakat Kluet Utara, Kluet Timur, Kluet Tengah, dan Kluet Selatan. Hasil penelitian ini (1) bentuk disfemisme bahasa Kluet terdiri dari tiga bentuk yaitu bentuk kata, frasa, dan klausa, (2) konteks penggunaan disfemisme bahasa Kluet yaitu konteks kebiasaan, marah, latah/terkejut, dan melarang, (3) fungsi penggunaan disfemisme bahasa Kluet dalam tuturan masayarakat Kabupaten Aceh Selatan terdiri atas lima fungsi yaitu fungsi untuk menghina, mengancam, menyakiti/mengganggu, sebagai candaan, mengungkap emosi yang kuat, berat, dan ekstrim. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, bentuk ungkapan disfemisme yang paling banyak ditemui adalah disfemisme berbentuk frasa dan konteks penggunaan disfemisme yang paling dominan adalah konteks kebiasaan.  &#13;
 &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100626</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-16 16:27:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-17 09:19:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>