<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100619">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  WAKTU SINTERING  DAN UKURAN BUTIRAN TERHADAP  KEKERASAN PADA PASIR MINERAL  LAMPANAH (ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuchra Ulfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  dilakukan   penelitian   tentang  pengaruh   waktu  sintering  dan  ukuran butiran  terbadap  kekerasan  pada pasir mineral  Lampanah  (Aceh Besar).  Penelitian ini  bertujuan   untuk   mengetahui   transfonnasi    senyawa   yang  terjadi   pada  pasir mineral  dengan  variasi  ukuran  butiran dan waktu sintering.  Perubahan  yang terjadi diamati  melalui  perubahan  kekerasan. &#13;
          Penelitian   ini dilakukan  dengan  beberapa  tabapan,  untuk  pengayaan  pasir mineral    dilakukan    dengan    metode   separasi    magnetik.    Pembentukan    sampel dilakukan    dengan   metode   pemadatan,    kemudian    clisinter  pada  suhu    10000C dengan  waktu  penahanan   1,5; 2,5  dan  3,5 jam,  variasi  ukuran  butiran  dilakukan dengan   ukuran   60,   120,  230   dan  325  Mesh.   Pengujian   kekerasan   dilakukan dengan  metode  vickers.  Data  tersebut  selanjutnya   dikonversi   ke skala  Mohs  dan selanjutnya  diverifikasi  dengan  data Difraksi  Sinar X.&#13;
          Dari  basil  pengujian   didapatkan   babwa  semakin  tinggi  waktu  penahanan yang  diberikan  maka  akan  semakin  besar  nilai kekerasan   yang  diperoleh.  Begitu juga  dengan  ukuran butiran,  semakin   halus  ukuran butiran  maka  akan  semakin tinggi  nilai  kekerasannya.   Kekerasan   tertinggi   terdapat  pada  ukuran butiran  325 Mesh  dengan  waktu  penahanan   3,5 jam  sebesar  370,636  N/mm2, dan  kekerasan terendah  terdapat  pada  ukuran  butiran  60 Mesb  dengan  waktu  penabahan   1,5 jam sebesar     39,842     N/mm2•         Berdasarkan      data    perubahan     kekerasan      yang dikonversikan    kedalam   skala   Mohs   clidapatkan   bahwa   nilai   kekerasan    yang dominan    pada   pasir    mineral    Lampanah    berkisar    antara    4-5   skala    Mohs. Berdasarkan    data   hasil   pengujian    kekerasan   diverifikasi   dengan    data   XRD didapatkan bahwa Fe203 merupakan  senyawa  yang paling dominan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  Kunci  :  Pasir mineral,  ukuran  butiran,  waktu  penahanan  dan uji kekerasan.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SAND</topic>
 </subject>
 <classification>553.622</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-16 15:53:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-21 09:57:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>