<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100493">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMATIAN PADA PASIEN SINDROMA KORONER AKUT ST ELEVASI DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Ezi Juraij</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: STEMI merupakan bagian dari spektrum sindrom koroner akut yang terdiri atas angina pektoris tak stabil, IMA tanpa elevasi ST dan IMA dengan elevasi ST. 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskuler atau 31% dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia. STEMI paling sering dipicu oleh oklusi arteri koroner trombotik akut di lokasi pecahnya plak aterosklerotik yang sudah ada sebelumnya, dengan erosi plak dan nodul kalsifikasi terjadi dalam proporsi yang lebih kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tau faktor apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat kematian pada  pasien dengan sindroma koroner akut ST elevasi di RSUD Zainoel Abidin di Banda Aceh.&#13;
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis dengan cara  Cross sectional menggunakan data sekunder berupa data rekam medik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Data yang dikumpulkan bersumber dari rekam medis dan diperoleh 250 subjek penelitian.&#13;
Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan sampel pasien yang hidup sebanyak 218 (87.2%) sampel dan pasien yang meninggal sebanyak 32 (12.8%) sampel. Jumlah pasien perempuan yang Meninggal lebih banyak dibandingkan pasien laki-laki masing masing sebanyak (20%) dan  (12%). Namun hasil analisa bivariat menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin terhadap kematian dengan nilai P 0,412 (P value &gt;0,05) dan variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap kematian dibandingkan variabel yang lain adalah Komplikasi, dengan nilai 0.000 ( P value</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>100493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-14 15:52:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-14 16:39:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>